SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

HUBUNGAN ANTARA KEMATANGAN EMOSI DENGAN PENYESUAIAN DIRI PADA REMAJA AWAL DI SMK NEGERI 1 BOJONEGORO

SITI DIAN EKAWATI

Abstrak


ABSTRAK

 

Ekawati, Siti Dian. 2009. Hubungan Antara Kematangan Emosi Dengan Penyesuaian Diri Pada Remaja Awal Di SMK Negeri I Bojonegoro. Skripsi, Program Studi Bimbingan dan Konseling, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. H. Widada, M.Si. (2) Drs. M. Bisri, M.Si.

 

Kata Kunci : Kematangan Emosi, Penyesuaian Diri, Remaja Awal.

 

            Masa remaja merupakan suatu masa dimana ketegangan emosi meninggi terutama di bawah tekanan sosial dan kondisi baru. Oleh karena itu, seringkali remaja sulit menyesuaiakan diri dengan lingkungan dan permasalahan yang terjadi pada dirinya. Kesulitan penyesuaian diri yang dialami remaja dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah kematangan emosi yang ada pada diri remaja tersebut. Remaja dikatakan telah mencapai kematangan emosi bila tidak meledakkan emosinya dihadapan orang lain, menilai situasi secara kritis, dan memiliki reaksi emosi stabil. Penguasaan emosi yang baik menjadikan remaja dapat mengendalikan diri terhadap lingkungannya sehingga mampu menyesuaiakan diri dengan keadaan yang ada.

            Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri I Bojonegoro dengan tujuan untuk: (1) mendiskripsikan kematangan emosi pada remaja awal di SMK Negeri I Bojonegoro. (2) mendiskripsikan penyesuaian diri pada remaja awal di SMK Negeri I Bojonegoro (3) mendiskripsikan hubungan antara kematangan emosi dengan penyesuaian diri pada remaja awal di SMK Negeri I Bojonegoro.

            Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian diskriptif dan korelasional. Subjek yang dijadikan sampel penelitian adalah siswa SMK Negeri I Bojonegoro kelas X jurusan Akuntansi, Administrasi Perkantoran, Pemasaran, Tata Busana, Teknik Komputer Jaringan, dan Multimedia sebanyak 87 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala kematangan emosi dan skala penyesuaian diri dengan model penskalaan Likert. Teknik analisa yang digunakan adalah analisis diskriptif dan analisis korelasi Product Moment Pearson.

            Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) banyak siswa (65,52%) SMK Negeri I Bojonegoro yang memiliki tingkat kematangan emosi dengan kategori sedang,(2) banyak siswa (62,07 %) SMK Negeri I Bojonegoro yang memiliki tingkat penyesuaian diri dengan kategori sedang, dan (3) terdapat hubungan positif yang signifikan antara kematangan emosi dengan penyesuaian diri pada remaja awal di SMK Negeri I Bojonegoro (rxy = 0,787).

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran yang dapat dikemukakan antara lain: Bagi remaja, diharapkan para siswa lebih bisa meningkatkan tingkat kematangan emosi dan tingkat penyesuaian diri  yang dimilikinya lebih optimal lagi. Bagi orang tua, hendaknya lebih memberikan perhatian kepada putra-putrinya dalam membantu meningkatkan tingkat kematangan emosi dan tingkat penyesuaian diri yang dimiliki oleh putra-putrinya. Bagi sekolah, Program BK memilih layanan konseling kelompok untuk meningkatkan tingkat kematangan emosi dan penyesuaian diri bagi siswa yang termasuk dalam kategori sedang dan rendah selain itu pada program BK, membentuk layanan bimbingan kelompok untuk mempertahankan dan mengulas kematangan emosi dan penyesuaian diri bagi siswa yang berkategori tinggi dan sangat tinggi.

Bagi peneliti selanjutnya, diharapkan dapat menggunakan hasil penelitian ini sebagai acuan untuk mengembangkan penelitian tentang kematangan emosi dengan penyesuaian diri dengan metode yang berbeda. Misalnya dengan menggunakan metode penelitian kualitatif untuk melengkapi keakuratan data.


Teks Penuh: DOC PDF