SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Identifikasi Kebutuhan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Siswa Kelas XII di SMP Negeri Se-Kota Malang

Inayah .

Abstrak


ABSTRAK
 
Inayah. 2009. Identifikasi Kebutuhan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Siswa Kelas XII di SMP Negeri Se-Kota Malang. Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. H. Widada, M. Si, (II) Drs. Djoko Budi Santoso.
 
Kata Kunci: Kebutuhan, Pelayanan Bimbingan dan  Konseling, Siswa SMP.
 
    Bimbingan dan Konseling merupakan bagian integral dalam pendidikan formal yang bertujuan membentuk manusia Indonesia seutuhnya. Untuk mengetahui tingkat kebutuhan siswa kelas VIII di SMP Negeri se-Kota Malang terhadap pelayanan bimbingan dan koseling, dilakukan identifikasi kebutuhan siswa kelas VIII di SMP Negeri di Kota Malang terhadap pelayanan bimbingan dan konseling.
    Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang kebutuhan pelayanan bimbingan dan koseling siswa kelas VIII di SMP Negeri se-Kota Malang. Kebutuhan pelayanan bimbingan dan konseling yang dijadikan acuan dalam penelitian ini adalah kebutuhan siswa terhadap (1) pelayanan orientasi, (2) pelayanan informasi, (3) pelayanan penempatan dan penyaluran, (4) pelayanan penguasaan konten,  (5) pelayanan konseling perorangan, (6) pelayanan bimbingan kelompok, (7) pelayanan konseling kelompok, (8) pelayanan konsultasi, dan  (9) pelayanan mediasi.
    Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri se-Kota Malang sejak bulan September sampai dengan bulan November 2009. Sampel dalam penelitian sebanyak 186 siswa kelas VIII. Adapun teknik yang digunakan untuk menentukan sampel adalah teknik multistage cluster random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen berupa angket. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis persentase.
    Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data yang menunjukkan bahwa sebagian besar atau sebanyak (67,7%) siswa kelas VIII di SMP Negeri se-Kota Malang yang memiliki kebutuhan tinggi terhadap pelayanan orientasi, sebagian besar atau sebanyak (92,5%) siswa kelas VIII di SMP Negeri se-Kota Malang yang memiliki kebutuhan tinggi terhadap pelayanan informasi, sebagian besar atau sebanyak (79,1%) siswa kelas VIII di SMP Negeri se-Kota Malang yang memiliki kebutuhan tinggi terhadap pelayanan penempatan dan penyaluran, sebagian besar atau sebanyak (90,8%) siswa kelas VIII di SMP Negeri se-Kota Malang yang memiliki kebutuhan tinggi terhadap pelayanan penguasaan konten, sebagian besar atau sebanyak (64%) siswa kelas VIII di SMP Negeri se-Kota Malang yang memiliki kebutuhan tinggi terhadap pelayanan konseling perorangan, sebagian besar atau sebanyak (83,9%) siswa kelas VIII di SMP Negeri se-Kota Malang yang memiliki kebutuhan tinggi terhadap pelayanan bimbingan kelompok, sebagian besar atau sebanyak (71%) siswa kelas VIII di SMP Negeri se-Kota Malang yang memiliki kebutuhan tinggi terhadap pelayanan konseling kelompok, sebagian besar atau sebanyak (60,7%) siswa kelas VIII di SMP Negeri se-Kota Malang yang memiliki kebutuhan tinggi terhadap pelayanan konsultasi, sebagian besar atau sebanyak (67,2%) siswa kelas VIII di SMP Negeri se-Kota Malang yang memiliki kebutuhan tinggi terhadap pelayanan mediasi.
    Secara umum dapat disimpulkan bahwa sangat banyak (83,3 %) siswa kelas VIII di SMP Negeri se-Kota Malang yang memiliki kebutuhan tinggi terhadap pelayanan bimbingan dan konseling, sangat sedikit (16,6%) siswa yang cukup membutuhkan pelayanan bimbingan dan konseling, dan tidak satupun siswa yang tidak membutuhkan pelayanan bimbingan dan konseling.
    Berdasarkan hasil penelitian tersebut, peneliti memberikan saran kepada berbagai pihak antara lain: bagi konselor SMP, hasil penelitian ini hendaknya dijadikan sebagai dasar atau landasan untuk perencanaan penyusunan program bimbingan dan konseling siswa kelas VIII di SMP. Hasil penelitian ini juga diharapkan menjadi motivator bagi konselor untuk meningkatkan mutu pelayanan guna memenuhi kebutuhan siswa terhadap pelayanan bimbingan dan konseling dengan teknik yang bervariasi.

 

Teks Penuh: DOC PDF