SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Studi Meaning of Life Siswa SMP Beretnis Tengger

Y. Mentari Catur Riyadi Ningsih

Abstrak


ABSTRAK

 

Ningsih, Y. Mentari Catur Riyadi. 2017. Studi Meaning Of Life Siswa SMP Beretnis Tengger. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Hj. Nur Hidayah, M.Pd., (II) Dr. Blasius Boli Lasan, M.Pd

 

Kata kunci: Meaning of life, sumber nilai, etnis Tengger, siswa SMP

 

Meaning of life adalah nilai-nilai yang dijadikan pedoman hidup, bersifat penting dan berharga. Meaning of life dapat ditemukan dengan menggunakan berbagai kegiatan yang terkandung dalam tiga sumber nilai, yaitu nilai kreatif, nilai penghayatan, dan nilai bersikap. Ketiga nilai itu membantu individu untuk mengetahui meaning of life yang ada pada dirinya. Setiap individu biasanya memiliki meaning of life yang berbeda. Hal itu pun juga berbeda antara satu budaya dengan budaya lain. Oleh karena itu, diperlukan suatu upaya untuk membantu individu menemukan meaning of life dalam dirinya.

Tujuan penelitian survei ini adalah untuk mengetahui meaning of life dan ketiga nilai yang ada pada diri siswa SMP Tengger. Penelitian survai ini dilakukan dengan langkah-langkah: merumuskan masalah penelitian dan menentukan tujuan survei, menentukan konsep dan menggali kepustakaan, mengambil sampel, membuat kuisioner atau inventori, melakukan pekerjaan lapangan, dan mengolah data. Meaning of life siswa diukur dengan menggunakan inventori. Inventori tersebut mengandung item-item pernyataan yang berkaitan erat dengan budaya masyarakat Tengger tetapi dikolaborasikan atau dikombinasikan dengan ketiga nilai yang terkandung dalam meaning of life.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diketahui bahwa siswa SMP etnis Tengger sebanyak 85 siswa (86%) dari 99 responden memiliki meaning of life yang tinggi.  Selain itu, berdasarkan nilai-nilai yang terkandung dalam meaning of life, penelitian ini menunjukkan bahwa yang tertinggi diantara ketiga nilai adalah nilai penghayatan diikuti dengan nilai bersikap, dan yang terakhir adalah nilai kreatif. Pencapaian nilai penghayatan yang tertinggi menunjukkan bahwa siswa Tengger lebih mengutamakan aspek spiritualnya daripada aspek yang lain. Siswa Tengger lebih mengutamakan hal-hal yang berkaitan dengan ajaran yang dianutnya daripada harus memikirkan pretasi, ide-ide, inovasi, dan kreativitas.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, konselor perlu memberikan layanan bimbingan dan konseling yang sesuai dengan meaning of life siswa SMP etnis Tengger. Untuk mengetahui aspek-aspek lain yang berkaitan dengan meaning of life siswa Tengger, peneliti lain dapat melanjutkan penelitian ini. Peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian kualitatif untuk mengetahui meaning of life siswa SMP etnis Tengger secara utuh. Dengan begitu, akan diketahui lebih jelas tentang meaning of life siswa SMP etnis Tengger.