SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

HUBUNGAN PERSEPSI TERHADAP SEKS BEBAS DAN NORMA SOSIAL DENGAN PERILAKU SEKS PRANIKAH PADA MAHASISWA INDEKOST DI KOTA MALANG

ILVIA RAHMA SORAYA

Abstrak


ABSTRAK

Soraya, Ilvia Rahma. 2009. Hubungan Persepsi Terhadap Seks Bebas dan Norma Sosial dengan Perilaku Seks Pranikah Pada Mahasiswa Indekost di Kota Malang. Skripsi, Program Studi Bimbingan Konseling,Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing:(I) Dr. Adi Atmoko,M.Si. (II) Ika Andrini Farida,S.Psi, M.Psi.

Kata Kunci : Persepsi, Seks Bebas, Norma Sosial, Perilaku Seks Pranikah

    Persepsi masyarakat tentang seks bebas dan norma sosial mengalami kemunduran, itu terlihat dari makin bertambahnya jumlah perilaku seks yang terjadi di kalangan mahasiswa. Sebagian besar mahasiswa melakukan hubungan seksual di indekost. Hal tersebut juga memicu dampak-dampak seks bebas seperti PMS, HIV / AIDS dan aborsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) bagaimana gambaran: a. persepsi Mahasiswa indekost terhadap seks bebas; b. norma sosial pada Mahasiswa indekost; c. perilaku seks pranikah pada Mahasiswa; (2) bagaimana hubungan: a. Persepsi mahasiswa terhadap seks bebas dengan perilaku seks pranikah; b. norma sosial dengan perilaku seks pranikah; c. kontribusi persepsi dan norma sosial dengan perilaku seks pranikah. Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan korelasional.     Populasi penelitian adalah mahasiswa indekost di 5 kecamatan kota Malang, dengan sampel sebanyak 100 mahasiswa menggunakan teknik Cluster sampling. Ketiga variabel dikumpulkan dengan penskalaan likert. Reliabilitas skala persepsi 0,704; reliabilitas skala norma sosial 0,740 dan reliabilitas skala perilaku seks pranikah  0,732. Data ini dianalisis dengan Pearson correlation dan Multiple regression. Hasil yang ditemukan terdapat:1. hubungan negatif signifikan antara persepsi terhadap seks bebas dengan perilaku seks pranikah (rxy = -0,247 dengan nilai Sig. = 0,000, Sig. < 0,05) berarti semakin tepat persepsi terhadap seks bebas semakin rendah perilaku seks pranikah; 2. hubungan norma sosial menunjukkan terdapat hubungan negatif signifikan dengan perilaku seks pranikah (rxy= -0,575 dengan nilai Sig. = 0,000, Sig. < 0,05) berarti semakin tinggi atau tidak mendukung norma sosial semakin rendah perilaku seks pranikah; 3. kontribusi dengan perilaku seks pranikah  R=0,586 maka dapat disimpulkan sebanyak 58,6% yaitu perilaku seks pranikah dipengaruhi oleh persepsi terhadap seks bebas dan norma sosial, sisanya sebanyak 41,4% oleh sebab-sebab lain. Persepsi yang tidak tepat mengenai seks bebas dapat berakibat pada perilaku seks pranikah, sehingga persepsi yang keliru mengenai seks bebas sebaiknya dirubah mengingat bahaya dan dampak seks bebas seperti kehamilan di luar nikah, aborsi, Penyakit Menular Seksual (PMS) dan HIV/AIDS. Pengelolaan indekost yang baik dan disiplin peraturan sebagai norma sosial juga dapat mengurangi angka kejadian perilaku seks yang dilakukan oleh penghuni indekost


Teks Penuh: DOC PDF