SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN PAKET LAYANAN INFORMASI BAHAYA PENYALAGUNAAN NAPZA (Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif Lainya) UNTUK SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 18 MALANG

LAILI FITRIA

Abstrak


ABSTRAK

Fitria, Laili. 2009. Pengembangan Paket Layanan Informasi Bahaya Penyalagunaan Napza (Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif Lainnya) untuk Siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Malang. Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. M. Ramli, M.A. (II) Drs. Hariyadi Kusumo.

 

Kata kunci : layanan informasi, penyalagunaan napza, paket.

Kebanyakan remaja mengakui bahwa memakai napza tersebut karena rasa ingin coba-coba atau sebagai tempat pelarian dari masalah yang dihadapi serta terbawa oleh pergaulan hidup sehari-hari dan pengaruh teman sebaya. Riset Universitas Indonesia menunjukkan, angka penyalahgunaan narkoba pada pelajar dan mahasiswa sejak 2003 sampai 2006 meningkat dari 3,9 persen menjadi 5,3 persen , atau jumlah totalnya 1.037.682 siswa.

Terkait dengan masalah bahaya penyalagunaan napza, peranan orang tua dan sekolah, khususnya konselor mempunyai tugas untuk mencegah terjadinya penyalagunaan napza. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dengan memberikan layanan informasi kepada siswa dengan jalan memberikan penjelasan tentang hal-hal atau sesuatu yang dipandang perlu dan berguna dalam kehidupan siswa.

Tujuan dari  penelitian ini adalah menghasilkan paket layanan informasi bahaya penyalagunaan napza yang berterima secara teoritik. Model pengembangan yang digunakan adalah model rancangan Dick&Carey meliputi langkah-langkah sebagai berikut: (1) penyusunan paket layanan informasi, (2) uji ahli, (3) revisi paket dan, (4) uji coba kelompok kecil calon pengguna produk yaitu konselor. Penilaian  dilakukan oleh ahli Bimbingan dan Konseling serta calon pengguna produk. Data yang diperolah adalah data kulitatif dan kuantitatif. Sedangkan teknik pengumpulan data dalam penilaian ini adalah wawancara dan menggunakan angket untuk penilaian uji ahli dan calon pengguna produk. Data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif.

Hasil pengembangan menunjukkan bahwa Paket Layanan Informasi Bahaya Penyalagunaan Napza memiliki tingkat keberterimaan (kegunaan, kelayanakan, ketepatan, kemenarikan) yang tinggi. Pada aspek kegunaan, skor rata-rata uji ahli sebasar 77% dan skor rata-rata pengguna produk sebesar 89%. Berdasarkan penggolongan skor, skor rata-rata berada pada kriteria mudah digunakan. Pada aspek kelayakan, skor rata-rata uji ahli sebesar 86% (sangat layak) dan calon pengguna produk sebasar 79% (layak). Pada aspek ketepatan, skor rata-rata uji ahli sebesar 83% (tepat)

Berdasarkan hasil penilaian disarankan agar (1) Konselor sebagai pembimbing hendaknya dapat menggunakan media paket layanan informasi ini dalam memberikan layanan informasi bahaya penyalagunaan napza dengan menggunakan pendekatan  Penelitian Tindakan, (2) Kepala sekolah dapat menyediakan sarana prasarana kegiatan layanan informasi dengan menggunakan buku paket ini, (3) Peneliti selanjutnya melakukan uji coba produk kepada siswa agar diketahui keefektifan produk yang dihasilkan dengan menggunakan Penelitian Tindakan.


Teks Penuh: DOC PDF