SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Teknik Peer Group Discussion untuk Meningkatkan Konsep Diri Siswa Kelas XII S1 Di MAN Malang I

BINTI ISROFIN

Abstrak


ABSTRAK
Isrofin, Binti. 2009. Penerapan Teknik Peer Group Discussion untuk
Meningkatkan Konsep Diri Positif Siswa XII S1 di MAN Malang I. Skripsi,
Program Studi Bimbingan dan Konseling, Jurusan Bimbingan Konseling
dan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang.
Pembimbing (I) Dr. M. Ramli, M.A. (II) Drs. M. Bisri, M.Si.
Kata Kunci: Teknik Peer Group Disscussion, Konsep  Diri
Penelitian ini didasarkan atas fenomena yang terjadi di lapangan yang
mengindikasikan adanya pelayanan Bimbingan dan Konseling yang belum
maksimal serta adanya sikap dan perilaku yang mengarah pada gejala-gejala
konsep diri yang negatif pada siswa kelas XII S1 MAN Malang I tahun ajaran
2009/2010. Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan teknik peer group
discussion untuk meningkatkan konsep diri positif siswa kelas XII S1 di MAN
Malang I.
 Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian
tindakan dalam Bimbingan dan Konseling. Subjek penelitian ini sebanyak sebelas
siswa kelas XII  S1 di MAN Malang I yang memiliki konsep diri yang rendah di
antara teman-teman sekelasnya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus-
September 2009 dalam 2 tahap, yaitu (1) tahap pratindakan dan (2) tahap
tindakan. Tahap tindakan terdiri dari tindakan I dan tindakan II. Teknik
pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, inventori konsep diri yang
terdiri dari 38 item, wawancara, dokumentasi dan cacatan lapangan.
Berdasarkan observasi yang telah dilakukan peneliti, aktivitas anggota
kelompok yang mengarah pada perilaku konsep diri positif siswa pada observasi awal sebesar  21.33% (Kurang), pada tindakan I sebesar 32.45% (Sedang) dan
pada tindakan II  sebesar 58.74 % (Baik).  Dengan demikian peningkatan aktivitas
anggota kelompok yang mengarah pada perilaku konsep diri positif dari observasi
awal ke tindakan II sebesar 37,41%. Berdasarkan inventori konsep diri yang telah
dilancarkan dapat diketahui bahwa rata-rata konsep diri positif anggota kelompok
sebelum tindakan adalah 51.32% berada pada kategori “ Sedang”, sedangkan rata-
rata konsep diri positif anggota kelompok pada tindakan I adalah 57. 89% berada
pada kategori “sedang” dan rata-rata konsep diri positif siswa pada tindakan II
adalah 68. 42% berada pada kategori “tinggi”. Dengan demikian peningkatan
konsep diri positif siswa dari sebelum tindakan  ke tindakan II sebesar 17.10%.
Simpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah bahwa teknik peer
group discussion dapat meningkatkan konsep diri positif siswa kelas XII S1 MAN
Malang I Tahun Pelajaran 2009/2010. Dari hasil penelitian tersebut mengarahkan
rekomendasi agar konselor MAN Malang I hendaknya bisa memberikan
pelayanan yang efektif terhadap siswa terutama yang berkaitan dengan konsep diri
siswa, salah satunya melalui teknik peer group discussion.