SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Keefektifan Bibliokonseling untuk Meningkatkan Motivasi Berprestasi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan konseling

wardatul jannah

Abstrak


Motivasi Berprestasi sangat penting untuk dimiliki siswa Sekolah Menengah Kejuruan saat ini. Karena semakin canggihnya jaman dan teknologi di  era globalisasi ini semakin menuntut kesiapan tenaga kerja yang memiliki kualifikasi yang berbeda dengan sebelumnya. Angka pengangguran terpelajar di Indonesia masih tinggi. Rendahnya kualitas ini salah satu penyebabnya adalah karena rendahnya motivasi berprestasi siswa. Motivasi berprestasi yang rendah dapat menurunkan prestasi akademik. Bimbingan dan konseling  berperan penting dalam mengatasi rendahnya motivasi berprestasi, melalui salah satu teknik konseling yaitu bibliokonseling. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan teknik bibliokonseling untuk meningkatkan motivasi berprestasi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Penelitian ini dapat memberikan masukan bagi konselor mengenai layanan yang efektif untuk meningkatkan motivasi berprestasi siswa.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian quasi experimental research dengan jenis desain One group Time Series dan variasi intterrupted time series design. Eksperimen yang dilaksanakan pada satu kelompok tanpa kelompok pembanding.  Subjek penelitian ini adalah 5 siswa kelas X- Listrik 2 SMK Negeri Bangil yang memiliki motivasi berprestasi rendah. Data penelitian dikumpulkan dari observasi awal selama tiga kali berturut-turut (pretest). Treatment bibliokonseling lima kali pertemuan tatap muka dan observasi pasca treatment selama tiga kali berturut-turut (posttest).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik bibliokonseling efektif untuk meningkatkan motivasi berprestasi siswa SMK. Hal ini ditunjukkan dengan z hitung     (-2.023a) lebih besar dari z table dan nilai Asymp Sig. (2-tailed) 0.043 pada derajat signifikan < 0.05. Dasar pengambilan keputusan adalah jika probabilitas < 0.05 maka H₀ ditolak dan H₁ diterima, artinya ada perbedaan antara skor motivasi berprestasi sebelum dan sesudah treatment teknik bibliokonseling, sehingga disimpulkan bahwa bibliokonseling efektif untuk meningkatkan motivasi berprestasi.

 

Dari hasil penelitian maka dapat disarankan agar: 1) konselor dapat membantu siswa untuk meningkatkan motivasi berprestasi siswa dengan menggunakan teknik bibliokonseling dengan mempertimbangkan bahan bacaan yang sesuai, 2) peneliti selanjutnya dapat menggunakan rancangan penelitian eksperimen yang lain seperti single subject design.