SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

HUBUNGAN KONSEP DIRI DAN KECEMASAN DENGAN PENYESUAIAN DIRI MENANTU PEREMPUAN YANG TINGGAL SERUMAH DENGAN MERTUA PEREMPUAN

SENDY WULANDARI

Abstrak


ABSTRAK

Wulandari, Sendy. 2009. Hubungan Konsep Diri dan Kecemasan dengan Penyesuaian diri Menantu Perempuan yang Tinggal Serumah dengan Mertua Perempuan. Program Studi Psikologi. Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi. Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Sri Weni Utami M.Si. (II) Anies Syafitri M.Psi, Psikolog

Kata kunci: konsep diri, kecemasan, penyesuaian diri, menantu perempuan

    Berdasarkan penelitian yang dilakukan Landis (1984) terhadap istri di New Jersey mengemukakan bahwa ketika terjadi konflik dengan keluarga suami, masalah yang paling banyak disebut adalah dengan mertua perempuan dengan presentase 50% (Stinnet,1984). Masalah tersebut seringkali berdasar pada persamaan peran baik dalam hal mengurus rumah tangga atau dalam hal perawatan anak. Hal ini menyebabkan timbulnya perasaan cemas pada menantu perempuan, dimana perasaan cemas ini dapat mempengaruhi penyesuaian diri menantu perempuan terhadap dirinya sendiri, keluarga maupun lingkungan.
    Penelitian ini bertujuan mengetahui: (1) gambaran konsep diri, kecemasan dan penyesuaian diri menantu perempuan yang tinggal serumah dengan mertua perempuan (2) hubungan konsep diri dengan penyesuaian diri menantu perempuan yang tinggal serumah dengan mertua perempuan, (3) hubungan kecemasan dengan penyesuaian diri menantu perempuan yang tinggal serumah dengan mertua perempuan, (4) hubungan konsep diri dan kecemasan dengan penyesuaian diri menantu perempuan tinggal serumah dengan mertua perempuan.
    Rancangan penelitian ini adalah deskriptif korelasional Populasi penelitian ini adalah menantu perempuan yang tinggal serumah dengan mertua perempuan di kecamatan Tugu kabupaten Trenggalek sejumlah 188 orang dan sampel sebanyak 40 orang. Teknik pengambilan sampel adalah proporsional random sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala: Konsep Diri (reliabilitas 0,941), Kecemasan(reliabilitas 0,853) dan Penyesuaian Diri (reliabilitas 0,944). Teknik analisis data untuk mengetahui gambaran konsep diri, kecemasan, dan penyesuaian diri adalah analisis deskriptif, sedangkan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dan kecemasan terhadap penyesuaian diri adalah dengan analisis regresi ganda.
    Hasil yang diperoleh menunjukkan: (1) ada hubungan yang positif dan signifikan antara konsep diri dengan penyesuaian diri (r = 0,432; p = 0,003 < 0,05), (2) ada hubungan negatif yang signifikan antara kecemasan dengan penyesuaian diri (r = -0,381; p = 0,008 < 0,05), (3) ada hubungan antara konsep diri dan kecemasan dengan penyesuaian diri menantu perempuan (r= 0,287, F = 7,460, p = 0,002 < 0,05).
    Sesuai hasil penelitian dapat disarankan: (1) agar menantu perempuan yang tinggal serumah dengan mertua perempuan lebih mengembangkan konsep diri positif untuk meningkatkan penyesuaian diri terhadap keluarga dan lingkungan sosial, (2) agar keluarga suami khususnya mertua perempuan menciptakan suasana hangat dan penerimaan yang baik kepada menantu perempuan, (3) peneliti selanjutnya agar menggunakan faktor lain misalnya kecerdasan emosional, tingkat stress, budaya dan lain-lain yang dapat mempengaruhi penyesuaian diri menantu perempuan yang tinggal serumah dengan mertua perempuan.


Teks Penuh: DOC PDF