SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Keefektifan Teknik Self Instruction untung Meningkatkan Disiplin Belajar Siswa Sekolah Menengah Kejuruan

Ratna Wulandari

Abstrak


Wulandari, Ratna. 2016. KeefektifanTeknik Self Instruction untuk Meningkatkan Disiplin Belajar Siswa Di SMKN 2 Malang. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Koseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Carolina Ligya Radjah, M.Kes. (2) Drs. Hariadi Kusumo, M.Pd.

Kata Kunci: self instruction, self reinforcement, disiplin belajar.

Disiplin belajar merupakan pengendalian diri untuk tertib dan mematuhi aturan yang berlaku sebagai upaya mencapai hasil belajar yang optimal. Karakter disiplin belajar penting dan perlu untuk dikembangkan oleh siswa agar mencapai prestasi belajar yang optimal. Namun masih ada siswa yang mempunyai disiplin belajar yang rendah dan hanya belajar karena ada pengawasan dan perintah dari orang lain. Masalah tersebut juga terjadi di SMKN 2 Malang. Teknik self instruction merupakan salah satu cara untuk membantu siswa meningkatkan sikap disiplin belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan teknik self instruction untuk meningkatkan disiplin belajar siswa SMK.

Subjek penelitian ini adalah siswa SMK kelas X yang memiliki tingkat kedisiplinan belajar rendah, yang terdiri dari lima orang siswa. Teknik pengambilan subjek penelitian adalah purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pre experimental one group pretest-posttest design. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket disiplin belajar yang sudah melewati uji validitas dan uji reliabilitas serta panduan eksperimen dengan teknik self instruction yang telah melalui uji ahli. Analisis data dilakukan melalui uji non-parametric Wilcoxon Signed Rank Test (WSRT) dengan menggunakan bantuan SPSS 16.00.

Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan tingkat disiplin belajar siswa setelah diberikan treatment. Hal tersebut dapat dilihat dari peningkatan skor posttest disiplin belajar siswa dan uji Wilcoxon yang menyatakan nilai Z -2,060b serta nilai Asymp. Sig. (2-tailed) 0.039 < 0.05 sehingga H0 ditolak dan H1diterima. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan teknik self instruction efektif untuk meningkatkan disiplin belajar siswa SMKN 2 Malang kelas X.

Berdasarkan hasil penelitian ini diajukan saran kepada konselor dan peneliti selanjutnya, yaitu konselor hendaknya dapat menerapkan teknik self instruction untuk meningkatkan disiplin belajar siswa. Saran bagi peneliti selanjutnya untuk dapat menggunakan teknik self instruction untuk membantu siswa dengan masalah perilaku maladaptif dalam hal lain seperti perilaku off-task di dalam kelas.