SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH PELATIHAN MENCEGAH KEKERASAN LUNAK TERHADAP PENGENDALIAN DIRI

FARDIKA SIHIYANTORO

Abstrak


ABSTRAK
Sihiyantoro, Fardika. 2009. Pengaruh Pelatihan Mencegah Kekerasan Lunak
Terhadap Pengendalian Diri. Skripsi, Program Studi Bimbingan dan
Konseling, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi. Pembimbing
(I) Dr. Triyono, M.Pd (II) Drs. Moh. Bisri, M.Si
Kata Kunci: pengaruh, pelatihan mencegah kekerasan lunak, pengendalian diri
Masa kanak-kanak masih pada tataran perkembangan pembentukan
identitas diri dan pengendalian diri, sehingga masalah yang banyak muncul pada
anak adalah masalah yang berhubungan dengan pengendalian diri. Kurangnya
pengendalian diri berdampak pada munculnya gangguan perilaku. Salah satu bentuk
gangguan perilaku yang khas pada masa kanak-kanak adalah kekerasan lunak
(perilaku pasif destruktif dalam tingkat terendah). Pelatihan mencegah kekerasan
lunak telah dikembangkan dan memiliki kriteria ketepatan, kelayakan, kegunaan,
dan akseptabilitas. Orientasi pelatihan ini adalah membantu dan memudahkan guru
dalam memberikan layanan bimbingan pribadi-sosial melalui model role-playing
dan pendekatan cerita bergambar, khususnya untuk mencegah terjadinya perilaku
kekerasan lunak.
Penelitian ini difokuskan untuk mengetahui keefektifan pelatihan
mencegah kekerasan lunak terhadap pengendalian diri. Desain penelitian ini adalah
one group pretest and posttest design. Karakteristik subyek dalam penelitian ini
adalah: siswa yang masih terdaftar di suatu sekolah dasar, berusia antara 7-11 tahun,
berjenis kelamin laki-laki atau perempuan, dan memiliki tingkah laku kekerasan
lunak. Pengumpulan data pretest dan posttest menggunakan inventori. Teknik
analisis statistik yang digunakan adalah uji beda wilcoxon dengan program SPSS
13.0 for Windows.
Hasil analisis statistik menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan dari
pelatihan mencegah kekerasan lunak terhadap pengendalian diri siswa SD Islam
Mohammad Hatta Malang. Dari hasil penelitian, peneliti mengemukakan saran
kepada: pihak SD Islam Mohammad Hatta Malang, kepala sekolah, konselor, orang
tua siswa dan peneliti selanjutnya. Kepada guru SD Islam Mohammad Hatta
disarankan untuk menindaklanjuti pelatihan ini dengan bimbingan individu dan
kepala SD Islam Mohammad Hatta disarankan untuk memfasilitasi penyediaan
tenaga konselor di SD tersebut. Kepala sekolah disarankan untuk terbuka tehadap
perkembangan di dunia pendidikan, memberikan motivasi dan teladan kepada
guru/konselor untuk terus mengembangkan kompetensi profesional.
Bagi konselor/guru SD, disarankan untuk menguasai kompetensi dalam
menggunakan media bimbingan dan menggunakan pelatihan meencegah kekerasan
lunak. Bagi para orang tua, peneliti menyarankan untuk selektif memilih tayangan
media yang ditonton anak, melakukan pendampingan kepada anak, dan memusatkan
perhatian pada usaha mengubah reinforcement dan model yang diikuti. Kepada
peneliti selanjutnya, disarankan untuk menguji keefektifan pelatihan ini terhadap
variabel lain, menggunakan desain penelitian yang melibatkan kelompok kontrol,
mengontrol variabel-variabel bebas di luar penelitian, dan menggunakan instrumen
lain yang digunakan pada jangka waktu yang lebih lama setelah treatment.

Teks Penuh: DOC PDF