SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH ORANG TUA DAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA KELAS X SMAN 2 TRENGGALEK

Hasty Sevianingrum

Abstrak


ABSTRAK

 

Sevianingrum, Hasty. 2009. Hubungan antara Pola Asuh Orang Tua dan Kepercayaan Diri Siswa Kelas X SMAN 2 Trenggalek. Skripsi. Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Widada, M.Si. (II) Dr. Triyono, M.Pd.

 

Kata Kunci : Pola Asuh, Orang Tua, dan Kepercayaan Diri.

 

            Pola asuh orang tua merupakan cara orang tua dalam mengasuh, mendidik, dan melatih kebiasaan anak untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Pola asuh orang tua memegang peranan yang sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak, karena dengan semangat kasih sayang dalam suasana keterbukaan akan sangat mempengaruhi bagaimana anak memenuhi kebutuhannya sesuai dengan usia perkembangannya.

 

            Penelitian ini bertujuan untuk: (1) memperoleh gambaran deskriptif mengenai pola asuh orang tua, (2) memperoleh gambaran deskriptif mengenai tingkat kepercayaan diri siswa, dan (3) memperoleh gambaran deskriptif mengenai hubungan antara pola asuh orang tua dan kepercayaan diri siswa kelas X SMAN 2 trenggalek.

 

            Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMAN 2 Trenggalek dengan jumlah sampel yang digunakan 70 siswa. Cara pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purpossive sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pola asuh orang tua dan kuesioner kepercayaan diri. Teknik analisa data menggunakan dua cara, yaitu statistik deskriptif dan korelasi product moment.

 

            Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran pola asuh orang tua siswa kelas X SMAN 2 Trenggalek sebagian besar berada pada pola asuh permisif dengan persentase 60%. Sedangkan, sebaran kepercayaan diri siswa kelas X SMAN 2 Trenggalek, sebagian besar berada pada kriteria tinggi dengan persentase 32,9%. Dari hasil uji korelasi product moment diketahui bahwa nilai rxy (0,660) > dari rtabel (0,235) dan nilai sig.(0,000) < 0,05 maka dapat dinyatakan bahwa ada hubungan antara pola asuh orang tua dan kepercayaan diri siswa kelas X SMAN 2 Trenggalek dan hubungan ini termasuk dalam kategori kuat karena berada di atas 50%.

 

            Berdasarkan hasil penelitian, maka saran yang dapat diberikan kepada konselor sekolah adalah: hasil penelitian ini hendaknya dapat digunakan oleh konselor untuk analisis kebutuhan siswa, selanjutnya siswa yang memiliki tingkat kepercayaan diri tinggi konselor dapat lebih mengembangkan layanan bimbingan pribadi dan sosial yang berkaitan dengan kepercayaan diri siswa agar mereka tidak sampai memiliki rasa kepercayaan diri yang rendah. Bagi orang tua: diharapkan agar orang tua mempunyai satu jenis pola asuh yang dominan dalam mengasuh anak, walaupun orang tua dapat menerapkan ketiga jenis pola asuh tersebut. Adapun pola asuh yang dianjurkan adalah pola asuh demokratis. Bagi peneliti lain: hendaknya dapat menggunakan metode pengembangan instrumen yang lebih lengkap, misalnya dengan menggunakan metode observasi partisipan dan wawancara. Bagi jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi hasil penelitian ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai tambahan bahan pustaka untuk jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi.

 

 

 


Teks Penuh: DOC PDF