SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

HUBUNGAN KEMATANGAN EMOSI DENGAN KETEPATAN ARAH PILIHAN JURUSAN SISWA KELAS X MADRASAH ALIYAH NEGERI MALANG 1

mega leo juli anto

Abstrak


ABSTRAK

 

Anto, Mega LJ. 2009. Hubungan antara Kematangan Emosi dengan Ketepatan Arah Pilihan Jurusan Siswa Kelas X Madrasah Aliyah Negeri Malang 1. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pndidikan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Widada M.Si, (II) Dr. Andi Mappiare AT., M.Pd.

 

Kata Kunci : kematangan emosi, arah pemilihan jurusan

 

Kematangan emosi merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi ketepatan arah pilihan jurusan pada siswa. Remaja dikatakan sudah mencapai kematangan emosi bila pada akhir masa remajanya tidak sembarangan dalam meluapkan emosinya dihadapan orang lain, akan tetapi dengan menempatkannya secara tepat dan dengan cara-cara yang dapat diterima oleh orang lain. Kematangan emosi juga dapat ditunjukkan dengan kemampuan individu untuk menilai suatu situasi secara kritis terlebih dahulu sebelum bereaksi secara emosional dan memberikan reaksi emosional yang stabil, tidak berubah-ubah

Penelitian ini dilakukan pada kelas X di Madrasah Aliyah Negeri Malang 1 pada tanggal 26 Oktober  sampai 3 Nopember 2009. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kematangan emosi dengan ketepatan arah pilihan jurusan siswa kelas X Madrasah Aliyah Negeri Malang 1.

Rancangan penelitian yang digunakan adalah korelasional. Analisis data penelitian yang dipakai adalah analisis rerata, analisis presentasi, uji normalitas, dan uji hipotesis.

Subjek penelitian berjumlah 232 siswa kelas X Madrasah Aliyah Negeri Malang 1 dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala kematangan emosi dan angket ketepatan arah pilihan jurusan.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) siswa kelas X Madrasah Aliyah Negeri Malang 1 rata-rata  mempunyai kematangan emosi yang "Cukup Matang", (2) siswa kelas X Madrasah Aliyah Negeri Malang 1 kebanyakan mempunyai ketepatan arah pilihan jurusan yang "Cukup Tepat", (3) Adanya hubungan yang positif antara kematangan emosi dengan arah pilihan jurusan yang berarti semakin tinggi kematangan emosi siswa maka arah pilihan jurusannya semakin tepat.

Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk menambah jumlah item pada angket ketepatan arah pilihan jurusan agar diperoleh hasil yang lebih optimal dan menambah variabel yang berkaitan serta menggunakan populasi lebih dari satu sekolah dengan harapan hasil yang didapat bisa jauh lebih optimal.


Teks Penuh: DOC PDF