SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PERBEDAAN TINGKAT INTERAKSI SOSIAL TATAP MUKA ANTARA SISWA KELAS XI PENGGUNA SMARTPHONE DAN BUKAN PENGGUNA SMARTPHONE DI SMA PANJURA MALANG

Bevy ryanka

Abstrak


ABSTRAK

 

Kemunculan smartphone sebagai salah satu alat bantu komunikasi tentu akan berpengaruh terhadap interaksi sosial tatap muka masyarakat modern saat ini, yang tentunya berdampak terhadap interaksi sosial tatap muka penggunanya. Kini banyak fenomena individu lebih memilih memainkan smartphonenya ketika ia berada dalam suatu kegiatan atau bersosialisasi dengan orang sekitarnya.

Interaksi sosial tatap muka merupakan salah satu aspek pribadi dan sosial remaja yang harus dipenuhi dalam tugas perkembangan remaja. Dalam interaksi sosial tatap muka terjalin komunikasi yang pada dasarnya dibutuhkan dalam pemberian layanan bimbingan dan konseling di sekolah antara konselor dan konselinya, karena dalam proses layanan BK terjadi hubungan saling mempengaruhi dan menimbulkan hubungan timbal balik. Berkaitan dengan itu, diperlukan pembahasan tentang tingkat interaksi sosial tatap muka para siswa remaja di sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan tingkat interaksi sosial tatap muka di sekolah antara siswa kelas XI pengguna dan bukan pengguna smartphone di SMA Panjura Malang.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif deskriptif komparatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner yang berisi pernyataan dari bentuk interaksi sosial tatap muka yang diturunkan dari proses penjabaran variabel. Uji Independent t-test digunakan sebagai teknik menguji hipotesis penelitian, karena penelitian ini merupakan jenis penelitian parametrik dengan jumlah responden yang besar dari dua kelompok sampel yang tidak berhubungan, dengan satu variabel bebas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan uji-t diketahui nilai p = 0, 608> 0,05 . Dari perolehan nilai ini dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan tingkat interaksi sosial tatap muka antara siswa kelas XI pengguna dan bukan pengguna smartphone.

Dari penelitian yang dilakukan, peneliti mengajukan saran untuk guru BK untuk proaktif dalam melihat gejala penurunan interaksi sosial tatap muka para siswanya sehingga penurunan dalam berinteraksi sosial tatap muka dapat dicegah sedini mungkin. Saran bagi peneliti selanjutnya untuk dapat lebih dalam dan luas mengkaji tentang interksi sosial tatap muka dengan desain penelitian yang berbeda, serta memperluas subjek penelitiannya.

Kata Kunci: interaksi sosial tatap muka, pengguna smartphone dan bukan pengguna smartphone