SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Efektifitas Penggunaan Media Film untuk Meningkatkan Empati Siswa Kelas VII SMP

Alan Auliyah Muhammad

Abstrak


ABSTRAK

 

Muhammad, Alan Auliyah. 2015. Efektifitas Penggunaan Media Film untuk Meningkatkan Empati Siswa Kelas VII SMP. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Elia Flurentin, M.Pd (II) Drs. H. Harmiyanto, M. Pd.

 

Kata Kunci: media film, empati, siswa SMP

 

Berdasarkan pengamatan peneliti pada saat melaksanakan Praktikum Bimbingan Konseling (PBK), banyak dijumpai para pelajar yang menunjukkan sikap yang kurang pro-sosial. Misalnya siswi kelas IX merasa lebih berkuasa dan bisa menyuruh adik tingkatnya. Peneliti juga menjumpai siswa kelas IX yang berkelahi dengan siswi kelas VII hanya karena dia jengkel adik kelasnya itu melihat kearahnya. Selain itu, ada juga beberapa siswa yang dikucilkan di dalam kelas. Kasus-kasus seperti itu salah satu faktor penyebabnya adalah tingkat empati individu yang rendah. Hal itu sejalan dengan pendapat Byrne & Baron yang menyatakan bahwa enpati merupakan kemampuan individu untuk dapat merasakan perasaan atau pengalaman orang lain. Empati dapat ditingkatkan dengan cara menggunakan teknik modeling. Teknik modeling terdiri atas live modeling dan symbolic modeling. Film adalah salah satu bentuk dari symbolic modeling karena siswa dapat mengamati dan meniru perilaku dalam tokoh dalam film.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan media film untuk meningkatkan empati siswa kelas VII SMP. Desain penelitian menggunakan desain eksperimen semu dengan menggunakan rancangan one group pretest-posttest design. Subjek dalam penelitian ini adalah enam siswa yang mempunyai tingkat empati terendah dalam satu kelas. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala empati dan pedoman eksperimen. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon.

Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa nilai beda (z) adalah -2,201 dengan nilai signifikansi 0,028. Nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 yang artinya Ho ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media film efektif untuk meningkatkan empati siswa kelas VII SMP.

Berdasarkan kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini, ada beberapa saran yang perlu dipertimbangkan untuk konselor dan peneliti selanjutnya. Bagi konselor : (1) dalam menggunakan media film, konselor sebaiknya menyesuaikan antara durasi film dengan durasi jam pelajaran kelas BK. Jika durasi film lebih panjang dari jam pelajaran BK, maka film perlu melalui proses pengeditan. Saat pengeditan, isi atau pesan yang ada di dalam film tidak boleh ikut terpotong. (2) konselor sebaiknya mengetahui tokoh, isi cerita dan pesan yang terkandung di dalam film yang akan ditayangkan. Bagi peneliti selanjutnya disarankan agar dalam melaksanakan penelitian, sebaiknya menggunakan kelompok kontrol agar bisa diketahui perbedaan skor antara kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen. Selain itu, sebaiknya posttest diberikan pada setiap akhir pertemuan agar peningkatan dan perkembangan sikap empati siswa dapat diketahui pada setiap pertemuan.