SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

perbedaan pearilaku asertif siswa korban cyberbullying SMK Mercury Sumbawa Besar setelah mendapatkan pelatihan asertif

Indera Hermawan

Abstrak


ABSTRAK

 

Hermawan, Indera. 2015. Perbedaan Perilaku Asertif Siswa Korban Cyberbullying SMK Mercury Sumbawa Besar Setelah Mendapatkan Pelatihan Asertif, Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Hj. Nur Hidayah, M. Pd. (II) Dr. Andi Mappiare AT. M. Pd.

 

Kata Kunci: perilaku asertif, latihan asertif, korban cyberbullying.

 

Perilaku asertif adalah perilaku dimana individu mengekspresikan perasaan (baik yang positif maupun negatif) dan pikiranya secara tegas dengan tetap memperhatikan perasaan orang lain atau dengan kata lain mempertahankan hak sendiri tanpa menggangu hak orang lain. Dengan adanya perilaku asertif siswa mempunyai potensi untuk melakukan dan menyelesaikan masalah yang dihadapinya terlebih mereka adalah korban cyberbullying. Sebaliknya siswa yang memiliki perilaku asertif rendah akan terhambat optimalisasi potensi dan potensinya sehingga akan sulit menyesuaikan diri dengan lingkunganya. Siswa yang memiliki perilaku asertif rendah di SMK Mercury Sumbawa Besar memerlukan bantuan atau bantuan khusus untuk mampu berperilaku asertif sesuai dengan tuntutanya. Maka dari itu diperlukan layanan khusus untuk meningkatkan perilaku asertif siswa korban cyberbullying di SMK Mercury Sumbawa Besar dan salah satunya adalah dengan pemberian pelatihan asertif.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan perilaku asertif siswa korban cyberbullying di SMK Mercury Sumbawa Besar. Rancangan penelitian ini menggunakan eksperimen murni (true experiment design) dengan desain pretest-posttest control group design. Subyek dipilih dengan teknik purposive sampling dengan mengunakan anggket perilaku asertif. Subyek penelitian adalah siswa korban cyberbullying SMK Mercury Sumbawa Besar, sebanyak 14 orang siswa yang memiliki skor anggket perilaku asertif yang rendah.

Analisis data mengunakan statistik infrensial non-parametrik dengan bantuan SPSS V 16, yaitu dengan melakukan uji two independent sample test man whithney U untuk mengetahui perilaku asertif siswa korban cyberbullying pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai Z (-2,497) serta nilai probability error yakni 0,013 atau (0,013