SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan antara Interaksi Anak dalam Keluarga Dengan Solidaritas Teman Sebaya Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 8 Malang

Ayang Erlian Madya Putri

Abstrak


ABSTRAK

 

Putri, Ayang Erlian Madya. 2015. Hubungan antara Interaksi Anak dalam Keluarga dengan Solidaritas Teman Sebaya pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 8 Malang. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Andi Mappiare AT M.Pd, (II) Dra. Elia Flurentin M.Pd

 

Kata Kunci: Interaksi anak dalam keluarga, solidaritas teman sebaya

 

Seseorang pertama kali melakukan interaksi dengan keluarganya, kemudian meluas ke lingkungan sosialnya. Keluarga memberikan pengaruh terhadap aspek perkembangan seorang remaja termasuk perkembangan sosialnya. Interaksi yang baik dalam keluarga akan memberikan dampak yang baik dalam perkembangan sosial remaja. Menginjak dewasa, remaja akan lebih sering menghabiskan waktu dengan teman-temannya

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui (1) interaksi anak dalam keluarga pada siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Malang, (2) solidaritas teman sebaya pada siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Malang, (3) hubungan antara interaksi anak dalam keluarga dengan solidaritas teman sebaya pada siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Malang.

Jenis penelitian ini adalah deskriptif dan korelasional. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Malang. Pengambilan sampel menggunakan teknik Simple Random Sampling dengan jumlah sampel 150 orang siswa. Instrumen penelitian menggunakan skala interaksi anak dalam keluarga dan solidaritas teman sebaya. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif deskriptif dan teknik korelasi Product Moment.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) banyak siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Malang memiliki interaksi dalam keluarga yang tinggi dan hasil penelitian menunjukkan siswa mempunyai hubungan yang lebih dekat dengan ibu, (2) cukup siswa memiliki solidaritas teman sebaya tinggi dan sikap solidaritas yang menonjol ialah siswa tidak membeda-bedakan dalam berteman dan siswa dapat membedakan ajakan teman yang tidak sesuai dengan dirinya (3) hal ini menunjukkan ada hubungan positif yang signifikan antar interaksi anak dalam keluarga dengan solidaritas teman sebaya dengan korelasi antara interaksi anak dalam keluarga dengan solidaritas teman sebaya sebesar 0.563 dan p=0.000