SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2008

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan antara Self-esteem dengan Penyalahgunaan Narkotika dan Obat-obatan Berbahaya pada Siswa SMK Negeri 2 Malang

R. Bagus Hayu Adhi Pradana

Abstrak


ABSTRAK

 

Pradana, R. Bagus Hayu Adhi. 2008. Hubungan antara Self-esteem dengan Penyalahgunaan Narkotika dan Obat-obatan Berbahaya pada Siswa SMK Negeri 2 Malang. Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Carolina L. Radjah, M.Kes, (II) Muslihati, S. Ag, M.Pd.

 

Kata kunci: Self-esteem, penyalahgunaan narkotika

Masa remaja merupakan peralihan antara kanak-kanak dan masa dewasa. Pada masa ini, remaja mengalami banyak perubahan fisik dan psikologis. Perubahan psikologis yaitu perubahan yang berkaitan dengan psikis remaja diantaranya remaja memiliki harga diri atau self-esteem. Self-esteem juga mempengaruhi sikap dan perilaku seseorang dalam statusnya sebagai remaja. Remaja yang memiliki self-esteem yang tinggi maka tidak akan gampang terbawa godaan yang banyak ditawarkan oleh lingkungan. Self-esteem memiliki andil yang cukup besar dalam penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya pada remaja. Remaja dengan self-esteem yang rendah akan memiliki kepribadian yang belum mantap sehingga mudah terpengaruh dampak negatif era globalisasi, salah satunya penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya. Dampak negatif dari penyalahggunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya sangat mengkhawatirkan orang tua, pendidik, dan konselor. Guru pembimbing (konselor) di sekolah yang harus dapat memahami dan peka terhadap hal-hal yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya.

            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) tingkat self-esteem siswa SMK Negeri 2 Malang; (2) penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya di SMK Negeri 2 Malang; (3) hubungan antara self-esteem dengan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya pada siswa di SMK Negeri 2 Malang.

            Rancangan penelitian ini adalah deskriptif korelasional. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas I dan II SMK Negeri 2 Malang sejumlah 535 orang, sedangkan yang dijadikan sampel dalam penelitian sejumlah 134 orang. Teknik dalam pengambilan sampel ini adalah cluster random sampling. Instrumen dalam penelitian ini  adalah angket. Adapun analisis data dalam penelitian ini adalah persentase, dan Product Moment.

            Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tingkat self-esteem siswa SMK Negeri 2 Malang tergolong dalam kriteria tinggi sebanyak 38,06%, kriteria sedang 56,72%, dan kriteria rendah 5,22%. (2) penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya di SMK Negeri 2 Malang tergolong dalam kriteria tinggi 17,16%, kriteria sedang 14,18%, kriteria rendah 65,67%, dan kriteria sangat rendah 2,99%. (3) pengujian analisis korelasi product moment menunjukkan koefisien korelasi rxy = 0,957 pada taraf signifikan 0,05. Berarti ada hubungan atau korelasi yang positif signifikan antara self-esteem dengan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya.

 

           Berdasarkan hasil dari penelitian maka penulis memberikan saran pada : (1) Kepala sekolah, untuk memberikan fasilitas dan kebijakan yang mendukung pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya oleh siswa dengan cara memberikan informasi tentang narkotika kepada siswa melalui konselor pada jam BK di sekolah. Diharapkan dengan adanya jam masuk BK, konselor dapat menambah dan memperkaya informasi siswa di sekolah yang berkaitan dengan narkotika dan obat-obatan berbahaya,

(2) Konselor Sekolah, hendaknya menyusun program BK di sekolah berdasarkan hasil analisis kebutuhan yang dapat dimasukkan dalam rancangan penyusunan program bimbingan dan konseling di sekolah, terutama berkaitan dengan pemberian layanan informasi tentang narkotika dan obat-obatan berbahaya di sekolah, (3) Orang tua, untuk mengawasi perilaku atau pergaulan anaknya di rumah dan di lingkungan masyarakat (di luar lingkungan sekolah) agar anak dapat terhindar dari penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya yang sangat membahayakan bagi dirinya maupun orang lain, (4) Bagi peneliti selanjutnya apabila tertarik terhadap penelitian mengenai hubungan self-esteem dengan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya agar meneliti dengan populasi yang lebih banyak lagi.

 


Teks Penuh: DOC PDF