SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Efektivitas Problem Focus Coping untuk Mereduksi Stres dalam Belajar Siswa Akselerasi MAN 3 Malang

Retnowati Retnowati

Abstrak


ABSTRAK

 

Retnowati, 2015. Efektivitas Problem Focus Coping untuk Mereduksi Stres dalam Belajar Siswa Akselerasi MAN 3 Malang. Skripsi, Jurusan BK, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (1) Dr. Carolina Ligya Radjah, M.Kes., (II) Drs. H. Harmiyanto, M.Pd.

 

Kata Kunci: Problem Focus Coping, Stres, Siswa Akselerasi

Siswa yang mengikuti program akselerasi mempunyai beban belajar yang jauh lebih komplek dibandingkan dengan siswa yang mengikuti program reguler, sehingga siswa akselerasi rentan mengalami stres. Stres yang dialami siswa akselerasi secara terus menerus akan berdampak negatif baik pada perkembangan siswa maupun pada kegiatan belajarnya. Stres yang baik adalah stres yang segera diatasi, hal ini bertujuan agar stres tidak berkembang secara terus menerus. Stres dapat dikelola secara baik dan efektif dengan menggunakan strategi coping yang berpusat pada pemecahan masalah (problem focus coping). Problem focus coping (PFC)  adalah mengelola dan mengurangi sumber stres dengan cara menyelesaikan masalah secara langsung.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Problem Focus Coping untuk Mereduksi Stres dalam Belajar Siswa Akselerasi MAN 3 Malang. Peneliti melakukan penelitian untuk menguji keefektifan strategi PFC.

Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Penelitian eksperimen merupakan penelitian yang sistematis, logis dan teliti di dalam melakukan kontrol terhadap kondisi. Dalam penelitian eksperimen, peneliti memanipulasi suatu stimuli, treatment  atau kondisi-kondisi eksperimen kemudian mengobservasi pengaruh yang diakibatkan oleh adanya perlakuan atau manipulasi. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tipe pra eksperimen dengan model “one group pre-test and post-test design”.

Analisis data yang digunakan adalah analisis Wilcoxon yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan rata-rata kelompok eksperimen sebelum dan sesudah treatment. Sebelum diberikan treatment kelima subjek berada pada rentang tinggi yaitu antara 113 sampai 133 . Setelah diberikan treatment, dari hasil analisis juga dapat dilihat bahwa konseli mengalami penurunan tingkat stres dalam belajar, kelima subjek berada pada kategori rendah yaitu rentang 71 sampai 101. Hasil analisis Wilcoxon menunjukkan nilai beda -2.023 dengan Asymp Sig 0.043. Dari hasil analisis Wilcoxon dapat disimpulkan bahwa PFC efektif untuk mereduksi stres dalam belajar siswa akselerasi MAN 3 Malang

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, maka peneliti mengajukan beberapa saran untuk konselor sekolah, (1) konselor perlu mendapatkan pelatihan penerapan PFC sesuai dengan panduan konseling, (2) panduan PFC dapat digunakan oleh konselor MAN 3 Malang untuk mengelola stres siswa akselerasi dengan panduan konseling yang telah tersusun, (3) konselor dapat menggunakan panduan PFC untuk siswa jurusan lain.