SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Efektifitas Sosiodrama Untuk Meningkatkan Kesadaran Toleransi Siswa Kelas VII SMP Raden Patah Batu

Pramudya Mahendra Fatqurrochman

Abstrak


ABSTRAK

Fatqurrocman, Pramudiya Mahendra. 2014. Efektifitas Sosiodrama untuk Meningkatkan Kesadaran Toleransi Siswa Kelas VII SMP Raden Patah Batu. Skripsi, Bimbingan Konseling FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Triyono, M.Pd (2) Dra. Ella Faridati Zen, M.Pd.

Kata kunci: sosiodrama, kesadaran toleransi.

Kesadaran terhadap toleransi adalah pengetahuan, kepekaan dan kesiagaan terhadap peristiwa yang terjadi di sekitar dan mewujudkannya dengan bentuk perilaku memahami, menghargai, menghormati dan menerima setiap tindakan yang dilakukan oleh orang lain. Kesadaran terhadap toleransi yang dimiliki siswa saat ini mulai menurun. Fenomena yang terjadi di lapangan sering kali siswa di dalam kelas membuat gaduh saat pelajaran ataupun di saat pergantian jam pelajaran, menyoraki teman yang jawabannya salah ketika siswa sedang menjawab pertanyaan dari guru ataupun ketika berdiskusi. Adanya perbedaan ini sering kali menyebabkan munculnya geng di dalam kelas yang mengakibatkan adanya siswa yang menjadi minoritas sebagai bahan ejekan oleh teman di kelas. Perilaku tersebut merupakan dampak dari kurangnya kesadaran terhadap toleransi siswa di kalangan siswa. Bimbingan dan konseling berperan penting dalam mengatasi kesadaran toleransi, melalui salah satu teknik dalam bimbingan dan konseling yaitu teknik sosiodrama. Dalam hal ini teknik sosiodrama merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran toleransi siswa SMP.

Penelitian yang dilaksanakan bertujuan untuk mengetahui keefektifan teknik sosiodrama untuk meningkatkan kesadaran toleransi siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pre experimental design dengan jenis One Group Pretest and Posttest design. Eksperimen yang dilaksanakan pada satu kelompok tanpa kelompok pembanding. Pelaksanaan rancangan penelitian ini dilakukan dengan cara memberikan perlakuan pada sekelompok individu berupa sosiodrama, dan postest berupa skala kesadaran toleransi. Subjek penelitian adalah siswa SMP Raden Patah Batu kelas VII yang memiliki kesadaran toleransi sedang dan rendah berjumlah 12 orang siswa. Data yang sudah terkumpul dianalisis dengan uji beda Wilcoxon.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosiodrama efektif untuk meningkatkan kesadaran toleransi siswa SMP. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan nilai kesadaran toleransi kelompok eksperimen setelah diberikan treatment dengan menghasilkan nilai Wilcoxon sebesar (z= -3.069a)  dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailled) 0,002 pada derajat signifikansi.

Berdasarkan hasil penelitian, maka peneliti menyarankan kepada berbagai pihak: 1) Konselor: hendaknya menggunakan teknik sosiodrama pada siswa yang mempunyai kesadaran toleransi rendah, mempertimbangkan alur cerita serta memperhatikan semua siswa mempunyai kesempatan yang sama untuk mengemukakan pikiran, perasaan dan pengalaman mereka, 2) Siswa: lebih aktif memanfaatkan fungsi BK, 3) Peneliti selanjutnya: hendaknya menggunakan kelompok kontrol di samping kelompok eksperimen, sehingga efektifitas sosiodrama dapat dilihat perbedaan peningkatan kesadaran toleransi siswa antara kelompok yang diberikan treatment dan yang tidak.