SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Antara Kepercayaan Diri dengan Prestasi Belajar Siswa SMP BHAKTI PERTIWI

Dwin Ilangga

Abstrak


ABSTRAK

 

Ilangga, Dwin. 2014. Hubungan antara Kepercayaan Diri dengan Prestasi Belajar Siswa di SMP Bhakti Pertiwi. Skripsi, Bimbingan dan Konseling FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Widada, M.Si. (2) Yuliati Hotifah, S.Psi, M.Pd.

 

Kata kunci: Percaya diri, prestasi belajar, siswa SMP

 

Kepercayaan diri adalah pandangan dan sikap seseorang terhadap dirinya sendiri atas kemampuan dirinya yang membuatnya bersikap lebih positif terhadap dirinya sendiri maupun terhadap lingkungannya atau situasi yang dihadapinya. Sikap percaya diri merupakan hal utama yang harus dimiliki oleh seorang siswa dalam belajar juga dalam kehidupan sehari-hari. Perbedaan tingkat rasa percaya diri yang dimiliki siswa tentu akan mempengaruhi tingkat prestasi belajar siswa di sekolah dan mempengaruhi dalam kehidupan sehari-harinya.

Tujuan penelitian adalah untuk: (1) Mengetahui kepercayaan diri siswa SMP Bhakti Pertiwi, (2) Mengetahui prestasi belajar siswa SMP Bhakti Pertiwi, (3) Mengetahui adanya hubungan antara kepercayaan diri dengan prestasi belajar siswa SMP Bhakti Pertiwi.

Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Bhakti Pertiwi yang berjumlah 214 siswa. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Bhakti Pertiwi berjumlah 107 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan Cluster Random Sampling. Pengumpulan data menggunakan angket kepercayaan diri dengan klasifikasi jawaban sangat sesuai, sesuai, kurang sesuai, dan tidak sesuai dan nilai raport siswa. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, persentase dan uji-korelasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) 55,1% siswa mempunyai kepercayaan diri sedang,  23,4% siswa mempunyai kepercayaan diri tinggi, 25,1% siswa memiliki kepercayaan diri rendah, 2) 59,8% siswa mempunyai prestasi belajar baik, 2,8% amat baik, dan 37,4% siswa yang memiliki prestasi belajar cukup, 3) berdasarkan hasil analisis uji-korelasi (Korelasi Product-Moment), nilai r-hitung (0,515) > r-tabel (0,176) 5% dari 107 siswa. Nilai signifikansi sebesar 0,00 < 0,05 maka H0 ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara kepercayaan diri dengan prestasi belajar siswa SMP Bhakti Pertiwi.

Berdasarkan hasil penelitian, maka peneliti menyarankan kepada berbagai pihak: 1) Konselor: hendaknya memberikan layanan informasi dan bimbingan kelompok dengan tema kepercayaan diri agar pengetahuan siswa tentang percaya diri dapat berkembang dan benar-benar dapat memahami tentang kepercayaan diri, mengingat bahwa hasil penelitian yang menunjukkan bahwa kepercayaan diri juga mempengarui prestasi belajar, 2) Guru: hendaknya memberikan motivasi pada siswa yang mempunyai kepercayaan diri rendah sehingga dapat meningkatkan rasa kepercayaan diri siswa tersebut, dan 3) Peneliti selanjutnya: hendaknya mengembangkan hasil penelitian dengan mengembangkan instrumen penelitian dan data pendukung untuk melengkapi penelitian ini.