SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Antara Sikap Optimis dengan Interaksi Sosial Siswa kelas 8 SMPN 1 Gondangwetan

Yan Rizal Yuliandana

Abstrak


ABSTRAK

 

Yuliandana, Yan Rizal. 2014. Hubungan Antara Sikap Optimis dan Interaksi Sosial Siswa Kelas VIII SMPN 1 Gondangwetan.Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Hariadi Kusumo M.Pd. (II) Yuliati Hotifah, S.Psi, M.Pd,

 

Kata Kunci: sikap optimis, interaksi sosial, siswa SMP

 

Remaja tidak lepas dari lingkungan sosial yang ada di sekitarnya, terutama di sekolah. Tidak semua siswa dapat menguasai keterampilan menjalin interaksi maupun relasi pertemanan. Kesulitan dalam menjalin interaksi sosial tersebut akan menimbulkan permasalahan sosial. Dalam menjalin hubungan sosial tidak terlepas dari beberapa faktor yang mempengaruhi salah satunya adalah sikap optimis.

SMPN 1 Gondangwetan memiliki prestasi yang banyak, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Hal ini menjadi gambaran bahwa siswa SMPN 1 Gondangwetan memiliki sikap yang optimis. Disamping itu terdapat siswa melakukan tindakan kekerasan terhadap temannya. Ini tidak sesuai dengan apa yang diungkapkan Safaria (2007) bahwa sikap optimis anak dapat mempengaruhi interaksi sosial dalam kelompoknya. 

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi siswa SMPN 1 Gondangwetan. Khususnya penggambaran tentang (1) sikap optimis, (2) interaksi sosial, dan (3) hubungan antara sikap optimis dan interaksi sosial pada siswa kelas VIII SMPN 1 Gondangwetan.

Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Rancangan penelitian menggunakan rancangan korelasi deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 1 Gondangwetan sebanyak 283 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling yakni melakukan random kelas untuk menentukan kelas yang di ambil sebagai sampel. Hasil random ditentukan bahwa sampel berasal dari kelas VIII A, VIII B, VIII D, dan VIII E sebanyak 151 siswa (50% dari Populasi). Pengumpulan data dilakukan dengan instrumen berupa angket sikap optimis dan angket interaksi sosial. Sebelum melakukan analisis data terlebih dahulu data di uji menggunakan analisis kosmogorov-Smirnov sebagai uji prasyarat, kemudian data di analisis menggunakan teknik analisis correlation product moment pearson  dibantu menggunakan software IBM SPSS 20 for Window 7 32 bit.

Hasil analisis data sikap optimis menunjukkan bahwa 84% siswa SMPN 1 Gondangwetan termasuk pada kategori optimis, sedangkan analisa data  interaksi sosial menunjukkan bahwa 83% siswa SMPN 1 Gondangwetan termasuk dalam kategori asosiatif. Sikap optimis dan interaksi sosial pada siswa SMPN 1 Gondangwetan memiliki hubungan yang rendah (r = 0,216), dan bersifat searah.    

Dapat disimpulkan bahwa siswa SMPN 1 Gondangwetan memiliki sikap pada kategori optimis dan asosiatif. Kedua variabel tersebut memiliki hubungan yang rendah dan bersifat searah. Artinya semakin tinggi sikap optimis maka interaksi sosialnya juga mengalami kenaikan

Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat melakukan penelitian serupa dengan jumlah sampel yang lebih banyak dan populasi lebih luas sehingga dapat menjadi pembenaran bagi penelitian ini. Bagi sekolah diharapkan dapat memberikan mengembangkan diri siswa dengan cara bekerja sama dengan kesiswaan dan menyusun progam sekolah untuk meningkatkan interaksi sosial siswa menjadi asosiatif.