SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2007

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peran Keluarga dalam Proses Rehabilitasi Penderita Skizofrenia

Marsella Devi Mayasari

Abstrak


ABSTRAK

Mayasari, Marsella Devi. 2007. Peran Keluarga dalam Proses Rehabilitasi Penderita Skizofrenia. Skripsi, Program Studi Psikologi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Alwisol, M.Pd., (2) Diantini Ida Viatrie, M.Psi

 

Kata Kunci : peran, keluarga, rehabilitasi, skizofrenia

 

          Skizofrenia merupakan suatu keadaan jiwa seseorang yang terpecah belah, adanya diskriminasi antara proses berfikir, perasaan dan perbuatan. Pada penelitian ini akan lebih difokuskan pada peran keluarga dalam proses rehabilitasi penderita skizofrenia untuk dapat menurunkan angka kekambuhan, meningkatkan kepatuhan dan meningkatkan taraf hidup penderita setelah penderita menjalani rawat inap di RSJ.

            Pendekatan penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif, dengan model studi kasus. Peneliti melakukan interaksi dengan keluarga penderita dan juga dengan penderita skizofrenia itu sendiri dengan melakukan wawancara dan pengamatan. Metode pengumpulan data menggunakan rekaman medik, wawancara mendalam dan tidak terstruktur dan observasi non partisipan. Keseluruhan data yang diperoleh dikelompokkan berdasarkan kategori masing-masing. Setelah data dianalisis peneliti menyusun kesimpulan penelitian.

Lokasi penelitian adalah di kota Malang. Data pasien serta alamatnya diperoleh dari RSJ Dr. Wediodiningrat Lawang Kabupaten Malang. Subyek adalah Penderita Skizofrenia yang pernah menjalani rawat inap di RSJ Dr. Wediodiningrat Lawang, Kab. Malang dan keluar dari RSJ pada tahun 2006 beserta keluarga. Selain subyek, data diperoleh dari staf dan perawat RSJ serta ketua RT tempat tinggal subyek sebagai perwakilan dari masyarakat.

Hasil penelitian ini menunjukkan, prognosa penderita skizofrenia tergantung pada tipe penyakitnya. Keluarga yang memberikan kebebasan pada penderita melakukan aktivitas sehari-hari dapat membantu proses rehabilitasi. Penderita yang mampu memotivasi dirinya sendiri dan didukung oleh keluarga lebih cepat sembuh. Keluarga yang mengurung penderita menghambat rehabilitasi. Keluarga yang bertanggungjawab terhadap penderita berdampak positif pada rehabilitasi. Pendampingan keluarga saat penderita minum obat dan melakukan pemeriksaan rutin berpengaruh terhadap proses rehabilitasi. Efek obat dapat mengganggu ataupun membantu penderita. Pengobatan alternatif tidak terbukti dapat menyembuhkan skizofrenia. Pengobatan alternatif yang dilakukan adalah sebagai bentuk tanggung jawab keluarga.

            Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disarankan, dibutuhkan motivasi yang cukup besar dari diri penderita dan keluarga agar penderita dapat berperan kembali di masyarakat. Peran pihak Rumah Sakit Jiwa untuk mempersiapkan penderita terjun kembali ke masyarakat, dan mempersiapkan keluarga untuk menerima dan membantu penderita menjalani proses rehabilitasi. Bagi peneliti selanjutnya dapat memperbanyak subyek penelitian dan memperluas penelitian dengan meneliti lebih dalam mengenai pengaruh emosi yang diekspresikan keluarga terhadap penderita.

 


Teks Penuh: DOC PDF