SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

ADAPTASI ALAT UKUR PERILAKU ADAPTIF, ADAPTIVE BEHAVIOR SCALE SCHOOL SECOND EDITION (ABS-S:2) PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI MALANG, JAWA TIMUR

Lalu Moh Fikri Makki

Abstrak


ABSTRAK

 

Makki, Lalu M. Fikri. 2009. Adaptasi Alat Ukur Perilaku Adaptif Adaptive Behavior Scale-School 2nd Edition (ABS-S:2) pada Siswa Sekolah Dasar di Malang, Jawa Timur. Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Sri Weni Utami, M.Si., (II) Anies Syafitri, S.Psi., M.Psi., Psikolog

 

Kata Kunci: Adaptasi Tes, Perilaku Adaptif

 

Proses testing di Indonesia kini telah memperoleh tempatnya dan sangat berkembang. Namun konteks ideal selalu diikuti oleh kendala dan hambatan yang tidak kecil. Kendala terbesar atau permasalahan kritis yang dihadapi oleh psikolog-psikolog Indonesia saat ini adalah masalah keterbatasan alat ukur, terutama alat ukur perilaku adaptif. Alat ukur perilaku adaptif yang siap pakai begitu langka, sehingga dirasakan sangat menyulitkan bagi para psikolog untuk mengimbangi permintaan testing yang terus meningkat.

Penelitian ini bertujuan untuk menyesuaikan Adaptive Behavior Scale-School 2nd Edition (ABS-S:2) ke dalam versi Indonesia dan mengadaptasinya serta memvalidasikannya. Salah satu penyesuaian yang dilakukan adalah dengan melibatkan ahli bahasa Inggris untuk menerjemahkan item-item Adaptive Behavior Scale-School 2nd Edition (ABS-S:2) guna menghasilkan ABS-S:2 versi Indonesia.

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian adaptasi. Penelitian dilakukan di Kota dan Kabupaten Malang, Jawa timur, bulan Desember 2007 hingga Januari 2009. Instrumen yang digunakan adalah ABS-S:2 versi adaptasi yang diadministrasikan dengan metode observasi yang menggunakan subjek sebanyak 90 orang.

Analisis hasil penelitian adalah dengan menggunakan uji statistik yang berkaitan dengan uji psikometrik yaitu uji validitas, uji reliabilitas, analisis faktor pada 3 kelompok subjek berdasarkan umur. Uji validitas dengan teknik Pearson menunjukkan bahwa terdapat sebagian kecil item ABS-S:2 yang tidak valid. Item yang tidak valid dieliminasi dan tidak diikutkan dalam analisis berikutnya. Sedangkan uji reliabilitas dengan menggunakan teknik Alpha Cronbach, pada domaian diperoleh rentangan reliabilitas antara 0.045 - 0.929; dan pada faktor-faktor ABS-S:2 diperoleh rentangan 0.752 - 0.962. Secara umum domain dan faktor ABS-S:2 memiliki reliabilitas yang memadai.

Keberhasilan dari adaptasi alat ukur ABS-S:2 ini sangat dipengaruhi oleh tahap dan prosedur yang digunakan dalam mengembangkan dan mengadaptasi tes. Beberapa yang mempengaruhi antara lain metode uji coba terpakai, subjek yang dijaring, dan kondisi lingkungan di mana penelitian dilakukan. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan pada peneliti selanjutnya untuk mempergunakan prosedur yang lebih baik demi meraih hasil adaptasi yang lebih baik pula serta disarankan untuk menambah jumlah sampel penelitian yang digunakan.


Teks Penuh: DOC PDF