SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Tingkat Konsep Diri Siswa Kelas X SMA Atas Penerapan Teknik Role Playing

APRILLIA FITRIYANI

Abstrak


ABSTRAK

 

Fitriyani, Aprillia. 2014. Perbedaan Tingkat Konsep Diri Siswa Kelas X SMA Atas Penerapan Teknik Role Playing. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling , FIP, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Lutfi Fauzan, M.Pd, (II) Dr. Andi Mappiare A.T, M.Pd.

 

Kata kunci: perbedaan, role playing, konsep diri

 

Konsep diri merupakan gambaran atau persepsi yang dimiliki individu tentang dirinya. Terdapat dua kecenderungan konsep diri pada individu yaitu konsep diri positif dan negatif. Individu yang memiliki konsep diri yang negatif, kehidupannya akan dirasakan kurang baik, permasalahan-permasalahan menjadi biasa dan dianggap wajar terjadi di sekolah, padahal berbagai perilaku negatif dapat berdampak tidak baik terhadap perkembangan pribadi, dan aktualisasi potensi remaja. Dalam upaya menangani masalah konsep diri dapat digunakan layanan bimbingan kelompok dengan berbagai teknik, dalam penelitian ini digunakan teknik role playing. Penelitian ini dilaksanakan minimal 8 kali pertemuan dengan tema yang telah disiapkan, namun tetap berdasarkan pada konsep diri. Diakhir pertemuan siswa diberikan kesempatan mengembangkan garis besarnya sendiri untuk mengetahui sejauhmana kemandiriannya.

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perbedaan konsep diri siswa sebelum dan sesudah role playing pada siswa kelas X di SMA Laboratorium UM tahun 2013/ 2014. Penelitian ini menggunakan desain one group pretest and posttest. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling menggunakan instrument konsep diri dan diporeleh 9 orang siswa yang akan diberi treatment dengan kategori tingkat konsep diri rendah. Analisis data dengan uji beda two related samples test Wilcoxon dengan menggunakan SPSS versi 20.00. Analisis menunjukkan bahwa H0 ditolak, H1 diterima, dan indikator terjadi perbedaan antara skor pretest dan posttest pada hasil uji Wilcoxon Sign Rank Test. Kesimpulannya menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat konsep diri antara sebelum dan sesudah role playing, skor posttest lebih tinggi dibandingkan skor pretest dengan kata lain seluruh subjek penelitian telah menunjukkan peningkatan konsep diri atas penerapan teknik role playing.

Konselor diharapkan dapat menggunakan teknik role playing sebagai metode layanan bimbingan kelompok sesuai dengan prosedur untuk pengembangan konsep diri siswa SMA dan peneliti selanjutnya diharapkan dapat  menggunakan rancangan penelitian menggunakan kelompok kontrol dengan tujuan untuk membandingkan perbedaan hasil dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.