SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Motivasi Berprestasi Siswa MAN 3 Malang yang Tinggal di Asrama dan yang Tinggal di Rumah

Annisa Rohmah

Abstrak


ABSTRAK

 

Rohmah, Annisa Arifatur. 2013. Perbedaan Tingkat Motivasi Berprestasi antara Siswa Madrasah Aliyah Negeri 3 Malang yang Tinggal di Asrama dan yang Tinggal di Rumah. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. H. Widada, M.Si., (II) Dr. Blasius Boli Lassan, M.Pd

Kata kunci: motivasi berprestasi, siswa di asrama, siswa di rumah

Peserta didik merupakan subjek yang memiliki potensi untuk mengembangkan pola kehidupan, sehingga diharapkan dapat menunjukkan kemampuan yang dimilikinya. Kualitas yang dimiliki peserta didik salah satunya dapat dilihat dari prestasi akademik yang diraihnya.

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui (1) motivasi berprestasi siswa Madrasah Aliyah Negeri 3 Malang yang tinggal di asrama, (2) motivasi berprestasi siswa Madrasah Aliyah Negeri 3 malang yang tinggal di rumah, dan (3) perbedaan motivasi berprestasi siswa Madrasah Aliyah Negeri 3 Malang yang bertempat tinggal di rumah dan yang bertempat tinggal di asrama.

Penelitian ini menggunakan desain deskriptif komparatif. Subjek penelitian adalah 30 siswa Madrasah Aliyah Negeri 3 Malang yang tinggal di asrama dan 30 siswa Madrasah Aliyah Negeri 3 Malang yang tinggal di rumah. Sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data diambil dengan menggunakan angket motivasi berprestasi dan diolah menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan motivasi berprestasi siswa Madrasah Aliyah Negeri 3 Malang yang tinggal di asrama dan yang tinggal di rumah. Motivasi berprestasi siswa yang tinggal di rumah lebih tinggi dibandingkan siswa yang tinggal di asrama.

Bertolak pada penelitian ini maka ada beberapa saran bagi (1) konselor, hendaknya memberikan prioritas layanan kepada siswa-siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah, antara lain dengan  pelatihan meningkatkan motivasi berprestasi, layanan konseling individual, layanan informasi tentang tips-tips menumbuhkan motivasi belajar, (2) orang tua, hendaknya orang tua dapat membantu siswa untuk meningkatkan motivasi berprestasinya. Tindakan yang dapat dilakukan adalah memberikan perhatian secara lebih kepada putra-putinya. Orang tua juga dapat memberikan penghargaan kepada putra-putrinya apabila mereka dapat meningkatkan motivasi berprestasinya, (3) peneliti selanjutnya, perlu diadakan penelitian yang lebih mendalam tentang faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi motivasi berprestasi siswa.