SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2008

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PERSEPSI SISWA MADRASAH ALIYAH PACET MENGENAI PERAN JENDER DAN PEMILIHAN JODOH

Ema Mufidatus Syamsiah

Abstrak


ABSTRAK

 

 

 

Syamsiah, Ema Mufidatus. 2008. Pandangan Siswa Madrasah Aliyah Pacet Mengenai Jender dan Pemilihan Jodoh. Skripsi. Jurusan Bimbigan Konseling dan Psikologi. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr.Triyono, M.Pd. Pembimbing (II) Drs. Djoko Budi Santoso.

 

Kata-kata Kunci: Persepsi, Jender, Laki-laki, Perempuan, Pemilihan Jodoh.

 

Persepsi adalah perolehan dan pemberian arti terhadap obyek dimana pemberian arti tersebut akan membentuk pemahaman, sikap dan mempengaruhi perilaku seseorang. Peran jender adalah suatu peran yang harus dijalani oleh seseorang sesuai dengan budaya masyarakat setempat. Biasanya pembentukan peran jender dibentuk semenjak seseorang dilahirkan sesuai dengan jenis kelamin. Kebanyakan peran jender jika dipertukarkan akan menimbulkan pendapat yang tidak lazim karena tidak sesuai dengan budaya setempat. Pemilihan jodoh merupakan bagian dari bimbingan karir yang mana berarti menentukan/membuat keputusan untuk menikah dengan siapa sesuai dengan yang disukai dikarenakan dalam kehidupan nyata banyak dari salah satu jenis kelamin tidak memiliki kebebasan memilih dari pernyataan yang ada maka peneliti mengangkat permasalahan persepsi siswa laki-laki perempuan tentang peran jender dalam pemilihan jodoh.

Tujuan penelitian ini yaitu untuk menjawab permasalahan dalam penilitan ini yaitu: 1) Bagaimana persepsi siswa laki-laki Madrasah Aliyah Pacet mengenai peran jender dan pemilihan jodoh. 2) Bagaimana persepsi siswa perempuan Madrasah Aliyah Pacet mengenai peran jender dan pemilihan jodoh. 3) Apakah ada perbedaan persepsi siswa laki-laki dan perempuan Madrasah Aliyah Pacet mengenai peran jender dan pemilihan jodoh. Untuk hipotesa mengenai peran jender dan pemilihan jodoh adalah ada perbedaan persepsi mengenai peran jender antara siswa laki-laki dan perempuan Madrasah Aliyah Pacet dan pemilihan jodoh.

Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah diskriptif dan komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa laki-laki dan siswa perempuan Madrasah Aliyah Pacet. Penetapan sampel dilakukan secara total yang berjumlah 110 orang terdiri dari 36 laki-laki dan 74 perempuan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Tekhik analisis data yang digunakan adalah analisis prosentase dan uji-t.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Persepsi siswa laki-laki Madrasah Aliyah Pacet mengenai peran jender dan pemilihan jodoh masuk pada kategori mempersepsikan peran jender dan pemilihan jodoh dengan tepat. 2) Persepsi siswa perempuan Madrasah Aliyah Pacet mengenai peran jender dan pemilihan jodoh masuk pada kriteria mempersepsikan peran jender dan pemilihan jodoh dengan tepat. 3) Hipotesis yang berbunyi ada perbedaan yang signifikan antara persepsi siswa laki-laki dan perempuan Madrasah Aliyah Pacet mengenai peran jender dan pemilihan jodoh.

Berdasarkan hasil penelitian ada beberapa saran yang diajukan yaitu: 1) Sekolah: Diharapkan sekolah untuk pelaksanaan program layanan bimbingan dan konseling, agar siswa lebih mengoptimalkan peran serta dirinya dalam kehidupan di masyarakat nantinya, dengan cara adanya tenaga khusus/guru yang menangani bimbingan konseling dan menyediakan ruang konseling di Madrasah Aliyah Pacet. 2) Guru : Guru memberikan layanan kepada peserta didik untuk memberikan informasi yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Permasalahan yang perlu diberikan kepada siswa adalah konsep jender secara utuh dan tepat. 3) Orang tua: Meningkatkan komunikasi antara anak dan orang tua, yaitu apabila anak telah dapat berfikir dengan baik dan anak telah dapat mempertimbangkan secara baik hal-hal yang dihadapinya yang berhubungan dengan pemilihan jodoh, maka seharusnya anak dilibatkan dalam pengambilan keputusan karena yang menjalani adalah anak itu sendiri. 4) Peneliti lainnya: Kepada peneliti lainnya untuk memperluas sampel dan populasinya, misalnya diambilkan dari beberapa SMA di wilayah kota dan Kabupaten Mojokerto dengan mengambil bahasan tentang persepsi siswa terhadap jender dan pemilihan jodoh.