SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

KEEFEKTIFAN TEKNIK REINFORCEMENT UNTUK MENINGKATKAN FREKUENSI KEHADIRAN SISWA DI KELAS DI SMA NEGERI 9 MALANG

Lantip Wicaksana Putra

Abstrak


ABSTRAK

 

Putra, Lantip Wicaksana. 2013. Keefektifan Teknik Reinforcement untuk Meningkatkan Frekuensi Kehadiran Siswa di Kelas di SMA Negeri 9 Malang. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Elia Flurentin, M.Pd. (II) Drs. Lutfi Fauzan, M.Pd

 

Kata Kunci: Reinforcement, frekuensi kehadiran, siswa SMA

 

Rendahnya kehadiran siswa di kelas atau yang sering disebut dengan istilah membolos sebenarnya bukan merupakan hal yang baru lagi bagi banyak pelajar. Membolos merupakan tingkah laku pergi meninggalkan sekolah tanpa alasan yang tepat pada jam pelajaran dan tanpa ijin terlebih dahulu pada pihak sekolah yang dilakukan secara berulang-ulang. Tingkah laku membolos yang dilakukan para siswa di sekolah dapat dipahami sebagai tingkah laku penghindaran, dimana siswa menyelesaikan masalahnya melalui jalan pintas yang menurut mereka sebagai solusi terbaik atas masalah yang mereka alami.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan teknik reinforcement untuk meningkatkan frekuensi kehadiran siswa di kelas di SMA Negeri 9 Malang. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu, dengan desain eksperimen kasus tunggal (Single Case Experimental Desain/SCED) jenis A-B-A’. Instrumen penelitian yang digunakan sebelum dan sesudah perlakuan adalah sama. Subjek penelitian adalah siswa SMA Negeri 9 Malang yang memiliki frekuensi kehadiran di kelas rendah. Instrumen penelitian berupa studi dokumentasi dengan rekapitulasi absen yang dilengkapi dengan format observasi dan data penskoran. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji tanda (sign-text) Wilcoxon.

Hasil penghitungan didapatkan nilai zhitung sebesar 2,023 dengan signifikansi 0,043. Dari hasil analisis nilai zhitung mempunyai signifikansi 0,043 kurang dari 0,05 (sig < 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan reinforcement efektif untuk meningkatkan frekuensi kehadiran siswa di kelas di SMA Negeri 9 Malang. Berdasarkan hasil penelitian ini, konselor dapat menggunakan reinforcement sebagai salah satu alternatif dalam meningkatkan frekuensi kehadiran siswa.

Saran yang diberikan pada penelitian ini adalah Konselor menggunakan penguatan (reinforcement) secara verbal dan non verbal dalam meningkatkan frekuensi kehadiran siswa di kelas sehingga siswa merasa nyaman berada di sekolah. Sekolah dapat memfasilitasi konselor dalam memberikan penguatan (reinforcement) kepada siswa sehingga siswa merasa lebih diperhatikan dan lebih bersemangat dalam mengikuti proses pembelajaran. Penelitian eksperimen ini hendaknya dapat digunakan oleh konselor untuk mengubah perilaku siswa yang tidak diinginkan.