SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Modul Perencanaan Karir Model Career Exploration Program (CEP) bagi Siswa Sekolah Menengah Pertama

Subekti Wahyu Tiara

Abstrak


ABSTRAK

 

Tiara, Subekti Wahyu. 2012. Pengembangan Modul Perencanaan Karir Model Career Exploration Program (CEP) bagi Siswa Sekolah Menengah Pertama. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan,  Universitas Negeri Malang. Pembimbing:  (I) Drs. Lutfi Fauzan, M.Pd. (II) Dr. Carolina Ligya Radjah M.Kes.

 

Kata kunci: Bimbingan Karir, Perencanaan Karir, Career Exploration Program (CEP)

 

Siswa SMP merupakan individu yang berkembang dan mereka berada pada peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa remaja. Siswa SMP yang rata-rata berusia 13-15 tahun berada pada growth stage (subtahap capacity) dan exploration stage (subtahap tentative). Pada subtahap capacity (13-14 tahun), siswa mulai memikirkan kemampuan yang dimiliki dan membutuhkan latihan-latihan untuk mengembangkan kemampuan tersebut. Pada tahap selanjutnya yaitu subtahap tentative (15-17 tahun), siswa mempertimbangkan pentingnya kebutuhan, minat, kemampuan, nilai, serta kesempatan-kesempatan yang berhubungan dengan pengembangan diri dan karir. Berdasarkan hasil need asessment, banyak siswa yang belum memahami diri mereka, tidak mengetahui cita-citanya, dan bingung memilih sekolah lanjutan. Berkaitan dengan itu dibutuhkan materi perencanaan karir bagi siswa Sekolah Menengah Pertama.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menyusun dan mengembangkan modul perencanaan karir model career exploration program (CEP) bagi siswa Sekolah Menengah Pertama, agar siswa dapat merencanakan karirnya dengan baik.

Penelitian  ini adalah penelitian pengembangan (development research) yang menggunakan model Borg and Gall (1983). Adapun prosedur pengembangan yang dilakukan adalah sebagai berikut: 1) tahap I studi pendahuluan dan perencanaan: menentukan potensi dan masalah penelitan, melakukan kajian pustaka dan need assesment; 2) tahap II pengembangan produk: menentukan kompetensi, indikator dan tujuan, menyusun prototype modul, dan mendesain produk; 3) tahap III uji coba produk: uji ahli (uji ahli bimbingan dan konseling dan uji ahli media); revisi produk berdasarkan hasil penilaian uji ahli; uji calon pengguna produk (konselor); revisi berdasarkan hasil penilaian uji pengguna produk; uji coba produk terbatas (uji kelompok kecil); revisi berdasarkan hasil uji coba kelompok kecil; hasil produk akhir modul perencanaan karir model career exploration program (CEP) bagi siswa Sekolah Menengah Pertama.

Produk yang dihasilkan adalah 1) Modul Perencanaan Karir Model Career Exploration Program (CEP) bagi siswa Sekolah Menengah Pertama dan 2) Panduan Modul Perencanaan Karir Model Career Exploration Program (CEP) bagi siswa Sekolah Menengah Pertama. Modul bagi siswa terdiri atas lima penggalan yaitu self knowledge, career knowledge, educational knowledge, career goal dan career planning. Setiap penggalan berisi materi, evaluasi diri dan evaluasi kelompok dengan alokasi waktu masing-masing 2 x 40 menit. Berdasarkan hasil analisis data penilaian para ahli, calon pengguna produk dan kelompok kecil serta revisi-revisi yang telah dilaksanakan sesuai saran dan masukan terhadap modul dan panduannya, dapat disimpulkan bahwa panduan untuk konselor layak, berguna, menarik, efisien dan tepat secara teoritis maupun praktis.

Berdasarkan hasil penelitian disarankan kepada konselor sebagai pengguna produk benar-benar memahami dan mempelajari modul ini sebelum mengaplikasikan kegiatan dalam modul ini kepada siswa dikarenakan materi yang disusun pada modul ini tidak berdasarkan jenjang kelas, namun menyesuaikan pada kebutuhan siswa yang menjadi sasaran layanan bimbingan konseling. Bagi peneliti selanjutnya, hasil dari penelitian dan pengembangan ini dapat dilanjutkan dengan penelitian eksperimen untuk mengetahui keefektifan produk yang dihasilkan dalam membantu siswa untuk merencanakan karir dengan matang.