SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PERSEPSI DAN SIKAP SISWA SMK NEGERI DI KOTA MALANG TERHADAP NAPZA

ANIK JUNI PITRIYAWATI

Abstrak


ABSTRAK
    Pitriyawati,  Anik. Juni. 2009. Persepsi dan Sikap Siswa SMK Negeri di Kota Malang terhadap NAPZA. Skripsi. Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing:             (1) Dr. Dany M. Handarini, M.A (2) Dra. Ella Faridati Zen, M.Pd
   
Kata Kunci : Persepsi, Sikap, NAPZA

    Masalah penyalahgunaan NAPZA (Narkotika, Alkohol, Psikotropika, Zat Adiktif) semakin mengkhawatirkan, baik di lingkup nasional maupun internasional. Di Indonesia penyalahgunaan NAPZA jelas dilarang dalam undang-undang dan hanya dilakukan jika ada indikasi medis. Kenyataanya justru terjadi peningkatan penyalahgunaan NAPZA. Peredaranyapun tidak terbatas pada kota-kota besar saja tetapi telah merambah ke kota-kota kecil dan daerah sekitarnya. Bahkan di kota Malang sendiri telah banyak terjadi kasus penyalahgunaan NAPZA baik itu kasus pemakaian NAPZA sampai kasus memproduksi NAPZA.
    NAPZA mengincar semua usia, agama, profesi, pendidikan, status ekonomi, dan budaya, tidak hanya terbatas pada individu yang berkehidupan malam namun telah merambah dan berkembang pada individu yang masih berstatus pelajar mulai dari tingkat SD sampai dengan perguruan tinggi. Pencegahan penyalahgunaan NAPZA di kalangan remaja salah satunya dapat dilakukan melalui program bimbingan dan konseling di sekolah yaitu dengan mengidentifikasi persepsi dan sikap siswa terhadap NAPZA.
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi siswa terhadap NAPZA, sikap siswa terhadap NAPZA, dan mengetahui hubungan antara persepsi dengan sikap siswa terhadap NAPZA.
    Rancangan penelitian yang digunakan adalah diskriptif dan korelasional. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri Kota Malang pada bulan Maret 2009. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Negeri di Kota Malang dengan sampel penelitian sebanyak 341 siswa melalui teknik porpusive sampling. Instrumen yang digunakan adalah instrumen non tes berupa angket  persepsi dan angket sikap. Teknik analisis yang digunakan adalah persentase dan korelasi.
    Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak (61%) siswa yang memiliki persepsi tepat terhadap NAPZA. Banyak siswa (73%) siswa yang memiliki sikap sangat positif terhadap NAPZA. Hasil analisis product moment menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara persepsi dengan sikap terhadap NAPZA dengan r = 0,542. Hal ini menunjukkan bahwa persepsi tepat siswa terhadap NAPZA diikuti dengan sikap sangat positif terhadap NAPZA.
    Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa siswa memiliki persepsi tepat terhadap NAPZA dan sikap sangat positif terhadap NAPZA serta adanya hubungan antara persepsi dengan sikap siswa terhadap NAPZA. Berdasarkan hasil penelitian disarankan kepada 1) Kepala Sekolah, sebagai masukan untuk tetap melakukan pengawasan dalam usaha pencegahan penyalahgunaan NAPZA di lingkungan sekolah 2) Konselor hendaknya terus memberikan dan meningkatkan layanan informasi tentang bahaya penyalahgunaan NAPZA 3) Peneliti selanjutnya hendaknya mengembangkan penelitian tentang sikap dan persepsi terhadap para pecandu yang telah sembuh dari ketergantungan NAPZA.