SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Respectful Mind Antara Siswa Kelas Akselerasi Dan Siswa Kelas Reguler Di SMAN RSBI Se-Kota Malang

FEBRANTI PUTRI NAVION

Abstrak


ABSTRAK

 

Navion, Febranti Putri. 2012/2013. Perbedaan Respectful Mind Antara Siswa Kelas Akselerasi Dan Siswa Kelas Reguler Di SMAN RSBI Se-Kota Malang. Skripsi, Program Studi Bimbingan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Muslihati S.Ag. M.Pd, (II) Dr. Dany Handarini, M.A.

 

Kata Kunci: Respectful Mind,Siswa Akselerasi, Siswa Reguler, SMAN RSBI.

 

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan respectful mind antara siswa kelas akselerasi dengan siswa kelas reguler di SMAN RSBI se-Kota Malang. Setiap individu memiliki keunikan dan karakteristik yang membedakannya dengan individu lain. Keunikan individu tersebut dapat ditemukan di sekolah sebagai komunitas yang di dalamnya terdiri dari individu-individu yang berbeda dan yang berasal dari berbagai latar kehidupan berbeda. Salah satu modal agar seseorang dapat hidup di tengah keberagaman adalah respectful mind. Keberagaman di sekolah ditunjukkan dengan adanya program akselerasi dan program RSBI. Siswa kelas akselerasi dituntut untuk mencapai standar kelulusan minimal dan dapat menyelesaikan waktu belajar lebih cepat dibandingkan dengan siswa kelas reguler RSBI. Siswa kelas reguler RSBI dituntut untuk dapat mencapai standar kelulusan internasional yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Respectful mind merupakan pikiran yang mampu menerima perbedaan, belajar hidup bersama dan mampu menghargai orang-orang dari kelompok lain. Adapun ciri siswa yang memiliki respectful mind yaitu mampu menerima dan menghargai pendapat dan perbedaan dengan orang lain, dapat bekerja sama, mudah beradaptasi, tidak memilih-milih teman, serta mampu menciptakan suasana keterbukaan dan hubungan timbal-balik serta tenggang rasa dan toleransi.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif komparatif yaitu penelitian yang mendeskripsikan perbandingan dua buah kelompok data. Teknik analisis data yang dilakukan untuk mengetahui perbedaan respectful mind antara siswa kelas akselerasi dan reguler RSBI ini dengan uji Independent Sample t-test atau uji dua buah kelompok yang tidak memiliki hubungan. Dari pengujian uji t diketahui bahwa terdapat perbedaan respectful mind yang signifikan antara siswa kelas akselerasi dan reguler di SMAN Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional. Perbedaan tersebut ditunjang oleh perbedaan pola asuh orangtua, latar belakang sosial ekonomi, inteligensi, tuntutan, dan penempatan kelas dari sekolah pada siswa akselerasi dengan siswa reguler di SMAN Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional.

Berdasarkan dari penelitian tersebut dapat disarankan bagi konselor untuk mengoptimalkan layanan bimbingan dan konseling khususnya dalam bidang pribadi dan sosial. Selain itu, konselor bisa memberikan layanan bimbingan di dalam kelas dengan permainan yang dapat mengembangkan respectful mind siswa. Dalam penelitian selanjutnya, disarankan untuk menggunakan sampel yang representatif dan bisa mengembangkan penelitian yang lebih kualitatif atau spesifik dalam menggali data tentang respectful mind pada diri siswa.