SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Tingkat Motivasi Berprestasi Antara Siswa Siswa Kelas Akselerasi dan Siswa Kelas Reguler di SMA Negeri Bertaraf Internasional Se-kota Malang

Dyna Dwi Septiani

Abstrak


ABSTRAK

 

Septiani, Dyna Dwi. 2013. Perbedaan Tingkat Motivasi Berprestasi antara Siswa Kelas Akselerasi dan Siswa Kelas Reguler di SMA Negeri Bertaraf Internasional se-kota Malang. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan,  Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Dany M. Handarini, M.A, (II) Dra. Elia Flurentin, M.Pd.

 

Kata kunci: motivasi berprestasi, kelas akselerasi, kelas reguler, sekolah bertaraf internasional

 

Kualitas peserta didik dapat dilihat salah satunya dari prestasi akademik. Untuk meraih prestasi akademik yang baik, sebagian orang berpendapat bahwa diperlukan inteligensi yang tinggi sebagai bekal dalam memudahkan belajar, namun tidak hanya dibutuhkan inteligensi yang tinggi, tetapi juga dibutuhkan motivasi berprestasi yang dapat mendorong dan mengerakkan seseorang untuk meraih prestasinya. Motivasi berprestasi adalah motivasi yang mendorong seseorang untuk mencapai keberhasilan dalam bersaing dengan suatu ukuran keunggulan. 

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tingkat motivasi berprestasi siswa kelas akselerasi, (2) mengetahui tingkat motivasi berprestasi siswa kelas reguler dan, (3) mengetahui apakah ada perbedaan motivasi berprestasi antara siswa kelas akselerasi dan siswa kelas reguler. 

Penelitian ini menggunakan desain deskriptif komparatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas akselerasi dan siswa kelas reguler di SMA Negeri bertaraf internasional se-kota Malang. Teknik pengambilan sampel untuk kelas akselerasi menggunakan total populasi dan untuk siswa kelas reguler menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik pengambilan data menggunakan angket motivasi berprestasi. Data yang terkumpul diolah menggunakan uji t dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan motivasi berprestasi antara siswa kelas akselerasi dan siswa kelas reguler. Motivasi berprestasi siswa kelas akselerasi lebih tinggi dibandingkan dengan motivasi berprestasi siswa kelas reguler. 

Bertolak pada temuan ini maka ada beberapa saran bagi (1) konselor, hendaknya memberikan prioritas layanan kepada siswa-siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah, antara lain pelatihan meningkatkan motivasi berprestasi, layanan konseling individual, layanan informasi tentang tips-tips menumbuhkan motivasi dalam belajar, (2) orang tua, hendaknya orang tua dapat membantu siswa untuk meningkatkan motivasi berprestasinya. Tindakan yang dapat dilakukan adalah memberikan perhatian yang lebih kepada putra-putrinya serta dapat memantau langsung proses belajarnya pada saat di rumah (3) peneliti selanjutnya, perlu diadakan penelitian yang lebih mendalam tentang faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi motivasi berprestasi siswa.