SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penelitian Tentang Sikap Asertif Siswa SMA Negeri Terhadap Orang Tua di Kota Situbondo

Gurita Arum Sari

Abstrak


Abstrak: Orang tua perlu membentuk komunikasi yang efektif di antara
sempitnya ruang waktu bersama keluarga. Menurut Seto, keluarga sebagai tempat
berangkat dan kembali. Karena itu ketika ada waktu bertemu dengan seluruh anggota
keluarga hendaknya manfaatkan dengan semaksimal mungkin. Jangan sampai karena
orangtua merasa capai, lantas marah dengan anak karena hal sepele, karena kemarahan
itu akan merusak komunikasi efektif.Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui
gambaran ketrampilan siswa dalam pengungkapan perasaan positif terhadap orang tua di
kota Situbondo, (2) mengetahui gambaran ketrampilan afirmasi diri pada siswa SMA
Negeri di kota Situbondo, (3) mengetahui gambaran ketrampilan siswa dalam
pengungkapan perasaan negatif terhadap orang tua di kota Situbondo, (4)
mendeskripsikan sikap asertif siswa SMA Negeri terhadap orang tuanya di kota
Situbondo.
Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif dengan teknik analisis
persentase, pengambilan sampel menggunakan teknik cluster sampling, alasan atau dasar
pertimbangan peneliti dalam menggunakan teknik sampling tersebut adalah (1) jumlah
populasi relatif besar; (2) populasi tersebut berada pada beberapa SMA Negeri di wilayah
kota Situbondo yang lokasinya satu sama lain saling berjauhan; (3) keterbatasan yang ada
pada diri peneliti dari segi waktu dan tenaga. Pengambilan sampel kelas dengan
menggunakan teknik purposive instrument yang digunakan adalah angket sikap asertif
siswa. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa ketrampilan sikap asertif siswa SMA
Negeri di kota Situbondo dengan cukup baik (50,5%), keterampilan afirmasi diri dengan
cukup baik (56,6%), dan keterampilan mengungkapkan perasaan negative tergolong
kurang baik (55,1%) cukup banyak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa sikap
asertif siswa SMA Negeri di kota Situbondo terhadap orang tua tergolong cukup baik
dengan persentase (72,5%) dengan klasifikasi banyak.
Adapun saran atas hasil penelitian ini adalah (1) Bagi Kepala sekolah
dengan mengetahui sikap asertif siswa SMA Negeri terhadap orang tua di kota
Situbondo, diharapkan kepala sekolah dapat memfasilitasi konselor dalam berbagai
macam kegiatan yang berhubungan dengan pelaksanakan program konseling untuk
meningkatkan keterampilan asertif siswa. (2) Bagi konselor
dengan mengetahui sikap asertif siswa, diharapkan guru BK memberikan latihan-latihan
bagaimana cara meningkatkan keterampilan siswa dalam berkomunikasi secara efektif.
(3) Diharapkan kepada peneliti selanjutnya dapat menjadikan penelitian ini acuan untuk
menciptakan formula baru untuk meningkatkan keterampilan siswa agar mampu bersikap
asertif tidak hanya untuk orang tua tetapi juga terhadap orang lain.
Kata kunci: sikap asertif