SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Interaktif Dengan Konten Self-talk Untuk Menumbuhkan Harga Diri Siswa

Bakhtiarina Perihatin Bakhri

Abstrak


ABSTRAK

 

Bakhri, Bakhtiarina Perihatin. 2012. Pengembangan Media Interaktif dengan Konten Self-talk untuk Menumbuhkan Harga Diri Siswa. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Andi Mappiare AT., M.Pd., (II) Dr. M. Ramli, M.A.

 

Kata kunci: self-talk, harga diri, media interaktif.

 

Media mempunyai kedudukan yang penting dalam proses pemberian informasi/materi. Media juga mempunyai potensi sebagai penyalur untuk menjelaskan pesan sehingga memudahkan siswa dalam menerima pesan tersebut. Selain itu, media juga mempunyai potensi dalam hal meningkatkan minat, perhatian dan motivasi siswa dalam memahami suatu informasi/materi. Berdasarkan hasil observasi ke SMP Ma’arif 1 Pasuruan pada 9 September 2012, pemberian layanan bimbingan dan konseling masih terpusat pada layanan klasikal maupun diskusi kelompok. Selain itu, kurangnya pemahaman siswa mengebai self-talk dan pentingnya harga diri yang harus dimiliki oleh siswa membuat peneliti ingin mengembangkan sebuah media bimbingan dan konseling untuk dapat digunakan dalam proses pemberian layanan bimbingan dan konseling di sekolah.

Penelitian pengembangan ini memiliki tujuan yaitu menghasilkan media interaktif dengan konten self-talk untuk menumbuhkan harga diri siswa. Secara khusus, penelitian ini disusun untuk memperoleh deskripsi mengenai: 1) isi media, dan  2) tingkat keterterimaan format dan bentuk media.

Penelitian ini menggunakan rancangan dengan model Borg and Gall (1983) dengan tahap: 1) melakukan need assessment, 2) mendesain produk (prototype), 3) melakukan uji ahli dan 4) melakukan uji calon pengguna produk. Subjek uji coba adalah ahli BK, ahli media dan calon pengguna produk yaitu dua orang konselor SMP Ma’arif 1 Pasuruan. Jenis data dalam penelitian ini kuantitatif dan kualitatif. Instrumen pengumpul data menggunakan angket yang terdiri dari skala penilaian dan lembar saran. Data kuantitatif dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif, sedangkan data kualitatif dianalisis dengan teknik analisis kualitatif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut ahli materi BK media interaktif sangat berguna, tepat, menarik, dan mudah. Berdasarkan penilaian ahli media, media yang dikembangkan sangat berguna, sangat tepat, menarik dan mudah. Berdasarkan penilaian calon pengguna produk menunjukkan bahwa media interaktif yang dikembangkan sangat berguna, sangat tepat, sangat menarik dan sangat mudah. Menurut peneliti, diharapkan menggunakan media interaktif dengan konten self-talk untuk menumbuhkan harga diri siswa ini dalam menyampaikan layanan BK di sekolah. Peneliti selanjutnya perlu melakukan penelitian langsung untuk mengetahui efektivitas media interaktif.