SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH PEMBERIAN TERAPI KOGNITIF TERHADAP TINGKAT DEPRESI PADA PENDERITA KANKER SERVIKS YANG MENJALANI PERAWATAN DI RUMAH SAKIT Dr. SAIFUL ANWAR MALANG

Novita Riski Wati

Abstrak


ABSTRAK

 

Wati, Novita Riski. Pengaruh Pemberian Terapi Kognitif Terhadap Tingkat Depresi Pada Penderita Kanker Serviks Yang Menjalani Perawatan Di Rumah Sakit Dr. Saiful Anwar Malang

Angkatan Tahun 2009 Universitas Negeri Malang. Skripsi, Program studi Psikologi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing:

(I) Dr. Fattah Hanurawan, M.Si, M.Ed (II) Diyah Sulistiyorini, M.Psi.

 

Kata Kunci: terapi kognitif, depresi, kanker serviks.

 

Seseorang yang didiagnosa menderita kanker serviks mayoritas akan menjadi depresi akibat terjadinya kemunduran fisik, psikis dan rasa sakit yang hebat. Terapi kognitif merupakan salah satu psikoterapi yang bisa digunakan untuk mengatasi depresi pada seseorang. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui gambaran tingkat depresi pasien kanker serviks yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Dr. Saiful Anwar Malang, (2) untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi kognitif terhadap gejala depresi pada pasien kanker serviks yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Dr. Saiful Anwar Malang. Penelitian eksperimen ini dilaksanakan dengan desain penelitian one group pretest-posttest design pada subyek 15 orang pasien penderita kanker serviks yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Dr. Saiful Anwar Malang. Data dikumpulkan dengan menggunakan Tes BDI dari Rumah Sakit Dr. Saiful Anwar Malang, kemudian dianalisis dengan statistik non-parametrik two related samples dengan menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan (1) gambaran tingkat depresi pasien kanker serviks sebelum pemberian terapi mayoritas pada taraf berat sebanyak 8 orang (53,3%), sedangkan tingkat depresi pasien kanker serviks sesudah pemberian terapi mayoritas pada taraf sedang sebanyak 5 orang (33,3%), dan yang normal sebanyak 5 orang (33,3%), (2) Pemberian terapi kognitif pada pasien kanker serviks terbukti memiliki pengaruh dalam menurunkan gejala depresi pasien. Secara keseluruhan ada pengaruh yang signifikan dari pemberian terapi kognitif terhadap gejala depresi pada pasien kanker serviks yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Dr. Saiful Anwar Malang, yang berarti hipotesis alternatif (H1) diterima karena p = 0,001 < 0,05. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan; (1) Untuk peneliti yang tertarik pada masalah ini, hendaknya melakukan penelitian mengenai pengaruh tingkat kecerdasan terhadap pemberian terapi kognitif ini dan untuk mendapatkan hasil yang lebih memuaskan dengan melakukan penelitian dengan menggunakan jumlah sampel yang lebih besar, 2) Memberikan penanganan terhadap penderita terhadap penyakit kanker serviks secara fisik dan psikis sehingga mereka siap dan mampu menjalani kehidupannya di dalam masyarakat secara adekuat. Hal ini dengan melibatkan ahli non-medis, seperti psikolog, pekerja sosial, atau bidang terkait yang lain, dalam menangani penderita sehingga dapat secara langsung membantu penderita yang menunjukkan gejala-gejala psikis yang maladaptif.