SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Keefektifan Teknik Swa-Kelola dan Swa-Penguatan untuk Meningkatkan Efikasi Diri Akademik Siswa SMAN 9 Malang.

Dewi Nugraheni

Abstrak


ABSTRAK

 

Nugraheni, Dewi. 2012. Keefektifan Teknik Swa-Kelola dan Swa-Penguatan untuk Meningkatkan Efikasi Diri Akademik Siswa SMAN 9 Malang. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. H. Triyono, M.Pd (2) Drs. Harmiyanto, M.Pd

 

Kata kunci: teknik swa-kelola, teknik swa-penguatan, efikasi diri

 

Pada umumnya setiap siswa memiliki kewajiban untuk rajin belajar agar prestasi belajarnya meningkat. Salah satu faktor yang mempengaruhi naik turunnya prestasi belajar adalah efikasi diri. Efikasi diri adalah keyakinan untuk memperkirakan kemampuan dirinya sendiri dalam menyelesaikan suatu tugas atau kegiatan yang memiliki tujuan tertentu. Perilaku yang menunjukkan efikasi diri rendah diantaranya adalah mengobrol dengan teman, bercanda dengan teman, melamun, meninggalkan tugas sebelum selesai dikerjakan, melihat jawaban teman, bermain HP, tidur-tiduran di kelas, dan melakukan aktivitas tertentu yang tidak ada kaitannya dengan proses belajar (memainkan pulpen dan dasi).

Teknik swa-kelola dan swa-penguatan merupakan teknik pengubahan perilaku yang dapat membantu siswa dalam mengelola perilakunya, dan memberikan penguatan untuk meningkatkan efikasi diri akademik siswa. Teknik swa-kelola adalah suatu kemampuan yang berkenaan dengan kesadaran diri dan keterampilan di mana individu mengarahkan pengubahan tingkah lakunya sendiri dengan pemanipulasian stimulus dan respon baik internal maupun eksternal. Sedangkan teknik swa-penguatan adalah suatu tindakan yang dilakukan untuk memberi respon kepada diri sendiri yang berguna untuk menampilkan kembali perilakunya atau mengubah perilakunya tersebut tanpa tergantung lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan teknik swa-kelola dan swa-penguatan untuk meningkatkan efikasi diri akademik siswa SMAN 9 Malang. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan eksperimen semu, jenis one group pretest-posttest design, dan menggunakan desain eksperimen A-B-A. Subjek penelitian sebanyak 18 siswa kelas X yang didasarkan dari hasil pretest, wawancara dengan konselor dan observasi untuk menentukan subjek penelitian.

Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan antara pretest dan posttest. Berdasarkan hasil pretest dengan menggunakan persentase efikasi diri dapat diperoleh data 83,3% memiliki tingkat kriteria sedang dan 16,6% memiliki tingkat kriteria rendah. Sedangkan hasil posttest setelah siswa diberikan intervensi didapatkan kenaikan tingkat persentase efikasi diri siswa yaitu 5,5%  memiliki tingkat kriteria sangat tinggi, 83,3%  memiliki tingkat kriteria tinggi, dan 11,1%  memiliki tingkat kriteria sedang. Dengan demikian teknik swa-kelola dan swa-penguatan efektif untuk meningkatkan efikasi diri akademik siswa SMAN 9 Malang.

Berdasarkan hasil temuan, disarankan: (1). Sebaiknya bagi peneliti selanjutnya diharapkan adanya kelompok kontrol. (2). Hasil penelitian ini hanya berlaku pada tempat pelaksanaan penelitian. (3) Diharapkan konselor tetap memberikan intervensi agar siswa bisa mengoptimalkan pelaksanaan teknik ini.