SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

KEEFEKTIFAN STRATEGI SELF-MANAGEMENT UNTUK MENGURANGI STRES DALAM BELAJAR SISWA KELAS XI SMK N 5 MALANG

EGI IKA FEBRIANA

Abstrak


ABSTRAK

 

Febriana, Egi Ika. 2012. Keefektifan Strategi Self-Management untuk Mengurangi Stres dalam Belajar Siswa Kelas XI SMK Negeri 5 Malang. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Triyono, M.Pd, (II) Dr. Andi Mappiare A.T., M.Pd

 

Kata Kunci: self-management, stres, siswa SMK

 

Stres secara umum merupakan sesuatu yang tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia, bahkan stres merupakan bagian dari kehidupan. Orang harus tergesa-gesa bangun, membereskan PR, lupa atau tidak sempat untuk sarapan, berlari untuk mengejar kendaraan umum, sekolah atau aktifitas, berkonflik dengan teman atau orang lain, dan lain-lain. Stres dapat terjadi dimanapun dan pada siapapun, juga pada siswa. Mengatasi masalah tersebut diperlukan bantuan yang efektif untuk mengurangi stres dalam belajar siswa kelas XI SMK Negeri 5 Malang. Salah satu upayanya ialah penerapan strategi self-management. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keefektivan strategi self-management untuk mengurangi stres dalam belajar siswa SMK N 5 Malang.

Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi-Exsperimental Research) tanpa kelas kontrol. Penelitian menggunakan jenis desain eksperimen kasus tunggal (Single-Case Experimental Design). Dalam SCED meliputi 3 fase, yaitu fase A, fase B (treatment), dan fase A’. Dengan subjek siswa kelas XI SMK N 5 Malang dengan jumlah 5 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan skala stres dalam belajar, tugas harian self-management, dan self-report. Untuk menganalisis data menggunakan hasil dari visual inspection pada saat sebelum perlakuan, perlakuan, dan sesudah perlakuan..

Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa self-management berpengaruh terhadap pengurangan stres dalam belajar siswa. Hal ini tampak dari masing-masing subjek menunjukkan adanya penurunan tingkah laku stres dalam belajarnya dari fase A ke fase A’. Dari 5 subjek memilki peningkatan persentase penurunan stres di atas 50%.

Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar: 1) konselor dapat membantu siswa untuk mengurangi stres dalam belajar menggunakan strategi self-management. Konselor dapat memberikan strategi self-management ini tidak hanya pada 5 siswa tetapi pada seluruh siswa XI RPL I yang sudah diketahui karakteristiknya, dan 2) peneliti selanjutnya hendaknya jika akan menguji self-management untuk mengurangi stres dengan melakukan penelitian menggunakan kelompok kontrol.