SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

INVENTARISASI GEJALA-GEJALA TINGKAH LAKU INDIKATOR KECERDASAN PENYANDANG AUTISME

Saadatul Fitriah

Abstrak


ABSTRAK
 
Fitriah,  Saadatul.  Inventarisasi  Gejala-Gejala  Tingkah  Laku  Sebagai  Indikator
Kecerdasan  Penyandang  Autisme.  Skripsi,  Program  Studi  Psikologi.
Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs.
Alwisol, M..Pd (II) Drs. Fattah Hidayat, S.E., M.Psi,.  
 
Kata Kunci : gejala-gejala tingkah laku kecerdasan penyandang autisme
 
Pengukuran  IQ  yang  digunakan  secara  umum  untuk  populasi  anak-anak
seperti  Stanford-Binet  Intelligence  Scale,  The  Kaufman  Assessment  Battery  for
Children  (K-ABC),  The  Wechsler  Intelligence  Scale  for  Children  (WISC-III;
Wechsler, 1991)  tidak cocok digunakan untuk penyandang autis karena memiliki 
kelemahan  komunikasi  dan  berbahasa  dan  hasil  pengukuran  intelegensi  tersebut
masih  dipengaruhi  oleh  keterbatasan metodologis  alat  ukur,  ketidakkonsistenan
subyek.
Penelitian  ini memiliki  tujuan untuk untuk menginventarisir  gejala-gejala
tingkah  laku  yang  dapat  dijadikan  sebagai  indikator  kecerdasan  anak  dengan
kelainan autisme. 
Data  penelitian  didapatkan  dengan  cara  survey  observasi  dan  kemudian
data  diolah  secara  deskriptif  kuantitatif.  Populasi  dalam  penelitian  ini memiliki
ciri-ciri  :  mengidap  gangguan  autisme,  usia  5  tahun  sampai  dengan  15  tahun,
mengikuti pendidikan di sekolah anak berkebutuhan khusus, dan sekolah  inklusi,
jenis kelamin laki-laki dan perempuan. Jumlah subyek penelitian di kota malang,
khusunya  pada  lembaga  YPAC  dan  Yayasan  Bhakti  luhur  terdapat    50  orang
subyek.  Kelima-puluh  orang  tersebut  dijadikan  sebagai  subyek  penelitian.
Sedangkan  instrumen  dalam  penelitian  ini  menggunakan  check  list  observasi,
dimana observasi dilakukan secara langsung disekolah Autisme.
Kesimpulan  penelitian  ini  adalah  (1) Terdapat  6  indikator  gejala  tingkah
laku yang dapat dijadikan  sebagai  indikator-indikator gejala perilaku kecerdasan
penyandang  autisme,  antara  lain: menyebut  angka  berurutan, menjumlah  angka,
memahami  kalimat  sederhana  (perintah  dan  tanya)  dengan  cara menjawab  atau
melakuannya,  memecahkan  masalah  sederhana  bermain  puzzle,  menyelesaikan
masalah  pribadi  (pergi  ke  kamar  mandi),  mengetahui  nama  dan  fungsi  obyek
disekitar
Disarankan  kepada  para  guru  autisme,  agar  lebih  peka  terhadap  gejala-
gejala perilaku kecerdasan yang bisa membantu dalam pendidikan dan pengajaran
anak    Bagi  team  Assesmen  Intelegensi,  disarankan  agar  mengunaakan  gejala
perilaku kercerdasan dalam melalukan assesmen kecerdasan kepada anak dengan
kelainan  autisme.  Bagi  peneliti  selanjutnya  yang  tertarik  dengan  tema  ini,
disarankan  untuk melakukan  penelitian  sejenis  dengan menambahkan  indikator-
indikator gejala gangguan perilaku kecerdasan yang  lainnya sehingga didapatkan
suatu  indikator-indikator  yang  sangat  representatif  sebagai  penunjuk  tingkat
kecerdasan anak dengan kelainan autisme.