SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Bimbingan Kematangan Emosi Siswa SMA dengan Permainan Kartu Uno

Elisabet Sri Handayani

Abstrak


ABSTRAK

 

Handayani, Elisabet Sri. 2012. Pengembangan Media Bimbingan Kematangan Emosi Siswa SMA dengan Permainan Kartu Uno. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Ella Faridati Zen, M.Pd., (2) Yuliati Hotifah, S.Psi, M.Pd.

 

Kata Kunci: media bimbingan, kematangan emosi, permainan kartu Uno, siswa SMA

 

Kematangan emosi dapat diartikan sebagai suasana atau respon emosional yang terhindar dari sifat-sifat implusif (bertingkah laku berdasarkan dorongan sesaat tanpa pertimbangan yang matang), atau kekanak-kanakan. Kematangan emosi merupakan salah satu aspek yang harus dicapai remaja dalam tahap perkembangannya. Salah satu bimbingan yang dapat diberikan konselor untuk membantu siswa dalam mencapai aspek kematangan emosi adalah melalui bimbingan dengan media permainan kartu Uno. Bimbingan dengan menggunakan media permainan kartu Uno dimaksudkan untuk merefleksikan seputar pengalaman pencapaian aspek kematangan emosi siswa dalam kehidupan sebenarnya, melalui konten isi yang berupa materi aspek kematangan emosi yang ada di dalam kartu.

Pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa media bimbingan aspek kematangan emosi siswa SMA dengan permainan kartu Uno sebagai media yang praktis bagi konselor untuk melaksanakan bimbingan. Dengan pengembangan media permainan kartu Uno ini, diharapkan siswa dapat mencapai aspek kematangan emosi.

Penelitian ini mengaplikasikan dari rancangan model Pengembangan Borg dan Gall (2003) sehingga langkah-langkah penelitiannya yaitu, 1) melakukan penelitian dan pengumpulan data, 2) penyusunan prototipe produk, 3) tahap validasi produk, dan 4) tahap uji coba produk.

Berdasarkan penilaian dari hasil ahli bimbingan dan konseling, yang ditinjau dari aspek kemenarikan, ketepatan, kejelasan, dan kemudahan, media permainan kartu Uno yang dikembangkan ini sudah memenuhi syarat kelayakan sebagai media bimbingan. Berdasarkan penilaian dari hasil media, yang ditinjau dari aspek kemenarikan, ketepatan, kejelasan, dan kemudahan, media permainan kartu Uno yang dikembangkan ini sudah memenuhi syarat kelayakan sebagai media pembelajaran. Berdasarkan penilaian dari hasil ahli calon pengguna produk, yang ditinjau dari aspek kemenarikan, ketepatan, kejelasan, dan kemudahan, media permainan kartu Uno yang dikembangkan ini sudah memenuhi syarat kelayakan sebagai media bimbingan aspek kematangan emosi di sekolah.

Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa saran dari peneliti: 1) berdasarkan pemanfaatannya; (a) bagi layanan Bimbingan dan Konseling, hasil dari produk yang dikembangkan peneliti dapat digunakan sebagai salah satu upaya pencegahan/preventif dalam menghadapi fenomena emosional yang terjadi di kalangan remaja saat ini, (b) bagi konselor atau guru BK, produk hasilpenelitian ini dapat menjadi suatu media baru yang lebih inovatif serta menarik bagi siswa dalam menerima layanan bimbingan dan konseling, dan konselor dapat membantu siswa dalam pencapaian aspek kematangan emosi pada dirinya di saat yang bersamaan, (c) bagi siswa, produk penelitian dan pengembangan ini dapat membantu siswa dalam mencapai aspek kematangan emosinya melalui cara yang santai dan menyenangkan yaitu melalui pemberian media permainan kartu Uno, 2) bagi peneliti selanjutnya; (a) apabila berminat bisa melakukan uji lapangan atau kelompok besar, sehingga media yang dikembangkan ini dapat dirasakan manfaatnya dan kesesuaiannya oleh lebih banyak pengguna, (b) disarankan bisa melakukan penelitian terhadap media bimbingan aspek kematangan emosi siswa SMA dengan permainan kartu Uno ini menggunakan metode penelitian eksperimen.