SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Permainan Simulasi Pengelolaan Emosi untuk Siswa Kelas X SMKN 2 Malang

Yunita Setyaningrum

Abstrak


ABSTRAK

 

Setyaningrum, Yunita. 2012. Pengembangan Media Permainan Simulasi Pengelolaan Emosi untuk Siswa Kelas X SMKN 2 Malang. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Blasius Boli Lasan, M.Pd, (2) Dra. Elia Flurentin, M.Pd.

 

Kata kunci: pengelolaan emosi, permainan simulasi, siswa SMK

 

Kemampuan pengelolaan emosi diri ditunjukkan dengan: mengelola diri, mengendalikan emosi yang impulsif, menyalurkan emosi dengan tepat ke arah tingkah laku yang bertanggung jawab, dan mengendalikan emosi yang menimbulkan perilaku yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Di SMK Negeri 2 Malang terdapat banyak permasalahan yang berkaitan dengan keterampilan pengelolaan emosi siswa. Diantaranya yaitu pertengkaran yang terjadi antara sekelompok siswi kelas X UPW dan X KPR. Siswa memerlukan peningkatan kemampuan pengelolaan emosi. Salah satu teknik yang dapat digunakan adalah teknik permainan simulasi, namun belum ada medianya. Karena itu perlu dikembangkan media permainan simulasi pengelolaan emosi.

Tujuan dilaksanakan pengembangan ini adalah menghasilkan media permainan simulasi pengelolaan emosi untuk siswa SMK yang memiliki tingkat ketepatan, kegunaan, kemudahan dan kemenarikan yang tinggi. Hasil akhir dari pengembangan ini terdiri dari media permainan simulasi dan buku panduan penggunaan media permainan simulasi.

Prosedur pengembangan media permainan simulasi pengelolaan emosi ini menggunakan rancangan penelitian pengembangan yang diadaptasi dari Borg and Gall. Subjek penelitian 10 orang siswa yang dipilih secara acak. Instrumen pengumpulan data adalah angket penilaian yang menghasilkan data kuantitatif dan kualitatif. Data dianalisis menggunakan taknik analisis deskriptif.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media permainan simulasi pengelolaan emosi memiliki akseptabilitas yang tinggi dari segi ketepatan, kegunaan, kemudahan dan kemenarikan baik menurut ahli BK, ahli media, konselor, dan siswa.

Berdasarkan hasil penelitian, maka disarankan: (1) konselor hendaknya menggunakan media ini dengan pendekatan tindakan bimbingan, (2) peneliti selanjutnya hendaknya melakukan uji coba penggunaan media ini melalui eksperimen dengan kelompok kontrol.