SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Permainan Simulasi Peta Pemburu Bajak Laut Untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri Siswa Kelas VII SMP NU Syamsuddin Malang

Ari Dwi Yudhianto

Abstrak


ABSTRAK

 

Yudhianto, Ari Dwi. 2012. Pengembangan Media Permainan Simulasi Peta Pemburu Bajak Laut Untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri Siswa Kelas VII SMP NU Syamsuddin Malang. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs.Lutfi Fauzan,M.Pd., (II) Irene Maya Simon, S.Pd, M.Pd.

 

Kata kunci: pengembangan, media permainan, percaya diri.

 

Permainan simulasi adalah permainan yang dimaksudkan untuk merefleksikan situasi-situasi yang terdapat dalam kehidupan yang sebenarnya. Tetapi situasi itu hampir selalu di-modifikasi, apakah dibuat lebih sederhana, diambil sebagian atau dikeluarkan dari konteknya(Adams dalam Romlah, 2006).Permainan simulasi merupakan salah satu teknik bimbingan yang dapat digunakan dalam pemberian layanan BK di sekolah. Peneliti berpendapat bahwa permainan simulasi dapat digunakan untuk materi rasa percaya diri.Menurut Lindenfield (1997) percaya diri adalah suatu perasaan dan anggapan bahwa diri dalam keadaan baik, sehingga memungkinkan seseorang tampil dan berperilaku untuk menunjukkan pada dunia luar bahwa dia yakin dengan dirinya.

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti pada tanggal 16 Februari 2012 di SMP NU Syamsuddin Malang, diketahui bahwa konselor hanya menggunakan buku Lembar Kerja Siswa (LKS) sebagai satu-satunya media pembelajaran dan hanya dengan teknik ceramah dalam penyampaian materi, sehingga membuat proses pembelajaran menjadi kurang menarik dan membosankan. Untuk itu peneliti mencoba untuk membuat media alternatif yaitu dengan mengembangkan media permainan simulasi peta pemburu bajak laut untuk meningkatkan rasa percaya diri siswa kelas VII SMP NU Syamsuddin Malang.

Tujuan pengembangan media ini adalah untuk mengembangkan media permainan simulasi peta pemburu bajak laut sebagai media alternatif yang dapat digunakan oleh konselor sekolah dalam penyampaian materi bimbingan, khususnya mengenai rasa percaya diri siswa kelas VII SMP NU Syamsuddin Malang sehingga siswa bisa lebih termotivasi dalam belajar. Dalam pengembangan ini peneliti menggunakan  model pengembangan Research and Development Borg dan Gall (1983).

Validasi media dilakukan oleh ahli media dan ahli materi. Sedangkan subjek uji coba pemakaian dilakukanbersama calon produk (konselor) dan uji kelompok kecil(siswa)dengan cara melancarkan angket dan tes untuk mengetahui perkembangan siswa. Uji lapangan/uji kelompok kecil menggunakan instrumen dalam bentuk inventori rasa percaya diripost-test. Analisis data yang digunakan untuk mengolah data hasil validasi ahli media, ahli materi dan calon pengguna produk menggunakan total rerata, sedangkan untuk mengolah data hasil uji kelompok kecil mengunakan SPSS 16dengan metode ujitwo selected sample wilcoxon.

Berdasarkan data uji coba yang diperoleh dalam pengembangan media permainan simulasi yang telah dilaksanakan adalah sebagai berikut: media per-mainan simulasi peta pemburu bajak lautdapat digunakan sebagai media alternatif untuk proses layanan bimbingan di sekolah. Hal ini dapat dilihat dari hasil validasi ahli media, ahli materi dan calon pengguna produk serta hasil uji kelompok kecil bersama  siswa. Media ini juga dapat membantu konselor dalam menyampaikan materi tentang percaya diri.Dari hasil validasi: (1) validasi ahli materi menunjukkan hasil total rata-ratakeseluruhan aspek sebesar 3,66 yang berarti bahwa media ini sudah sangat baik, (2) validasi ahli media menunjukkan hasil total rata-rata keseluruhan aspek sebesar 3,4 yang berarti bahwa media ini sudah sangat baik (3) sedangkan pada validasi uji coba pengguna produk menunjukkan hasil total rata-rata keseluruhan aspek sebesar 3,55yang berarti bahwa media ini sudah sangat baik. Berdasarkan penilaian tersebut di atas menunjukkan bahwa media permainan simulasi peta pemburu bajak lautyang dikembangkan memiliki validitas tinggi. Data tentang variabel nilai yang diperoleh siswa dianalisis dengan two selected sample wilcoxon. Uji wilcoxon pada populasi terhadap nilai tertentu dapat diketahui bahwa hasil perkembangan siswa pada uji coba kelas dimana nilai z = -3.065 dan karena bernilai negatif maka yang digunakan adalahnilai asymp sig = 0,002 < α = 0,05. maka H0 ditolak yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat rasa percaya diri siswa sebelum dengan sesudah menggunakan media permainan simulasi.

Dari validasi ahli dan uji coba pengguna yang telah dilakukan dan hasil evaluasi belajar yang dilakukan pada uji coba lapangan (siswa), dapat disimpulkan bahwa media permainan simulasi peta pemburu bajak laut yang disajikan lebih variatif mampu memotivasi siswa dan dapat digunakan untuk meningkatkan rasa percaya diri siswa kelas VII SMP NU Syamsuddin Malang yang dapat dilihat dari hasil nilaipre-testdan post-test.