SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Layanan Informasi Karier Berbantuan Internet untuk Siswa SMP

OCKY NISA SHOLIHA FAJRIN

Abstrak


ABSTRAK

 

Fajrin, Ocky Nisa Sholiha. 2012. Pengembangan Media Layanan Informasi Karier Berbantuan Internet untuk Siswa SMP. Skripsi. Program Studi Bimbingan dan Konseling, Program Sarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Dany Moenindyah Handarini, M.A., (II) Dr. Triyono, M.Pd.

 

Kata kunci: Informasi karier, teknologi informasi, siswa SMP.

 

Keberadaan informasi yang didukung oleh teknologi komputer semakin lama semakin diperlukan dalam dunia pendidikan. Komputer sebagai alat bantu dalam mengelola data/informasi sangat tepat digunakan karena dapat menghemat waktu, tenaga, dan biaya. Oleh karena itu, komputer diperlukan dalam berbagai setting profesi terutama bagi konselor sekolah. Selama ini masih banyak ditemui di sekolah, konselor memberikan layanan informasi dengan cara manual yaitu melalui penempelan brosur, leaflet, atau menyampaikan informasi dengan metode ceramah. Cara-cara tersebut beresiko informasi yang diberikan tidak bisa bertahan lama dalam memori siswa, mudah hilang, dan juga kurang menarik minat siswa. padahal informasi karier harus disampaikan secara efektif dan efisien. Agar penyampaian informasi karier lebih efektif, maka diperlukan inovasi baru, berupa komputer dan atau website sebagai penunjang penyampaian layanan informasi karier. Dengan harapan informasi bimbingan karier dapat diakses secara mudah, efektif, dan efisien.

Tujuan penelitian pengembangan media ini adalah untuk menghasilkan media layanan informasi karier yang berbentuk website, sebagai media untuk memudahkan konselor dalam memberikan layanan informasi karier di sekolah. Media ini dapat meningkatkan wawasan konselor terkait dengan pemberian layanan informasi karier serta dapat meminimalisir tenaga dan biaya dalam menyampaikan layanan informasi karier kepada siswa.

Model pengembangan yang digunakan merujuk dari model pengembangan Borg dan Gall. Model pengembangannya melalui tahap: 1). Penelitian dan pengumpulan informasi; 2). Perencanaan; 3). Pengembangan produk awal; 4). Pelaksanaan uji lapangan awal; 5). Revisi produk utama; 6). Pelaksanaan uji lapangan utama; 7). Revisi produk operasional. Penilaian produk dilakukan oleh tiga orang ahli bimbingan dan konseling, dan empat orang calon pengguna produk (konselor) dengan rincian dua orang konselor dari tingkat SMP dan dua orang konselor dari tingkat SMK. Penilaian yang diperoleh berupa data kuantitatif dan data kualitatif. Penilaian produk dilihat dari tingkat kegunaan, kelayakan, ketepatan, dan kemenarikan program.

Hasil uji produk website layanan informasi karier menunjukkan bahwa media ini memiliki tingkat kegunaan, kelayakan, ketepatan dan kemenarikan yang cukup tinggi. Hal ini terbukti dari hasil analisis angket penilaian para ahli dan para calon pengguna produk yang menunjukkan skor penilaian dengan rentangan 2,01 – 3,00 yang artinya berguna/layak/tepat/menarik, dan 3,01 – 4,00 yang artinya sangat berguna/sangat layak/sangat tepat/sangat menarik.

Hasil penelitian ini disarankan kepada 1). Konselor sebagai pelaksana dalam memberikan layanan informasi karier, untuk menggunakan website layanan informasi karier sebagai media penyampaian informasi secara online dan hendaknya selalu memberikan layanan yang terbaru dan terpercaya untuk disampaikan kepada siswa. 2). Kepala sekolah perlu memberikan dukungan yang optimal dalam proses aplikasi website layanan informasi karier, dan Kepala sekolah bekerja sama dengan konselor untuk mensosialisasikan website layanan informasi karier terhadap siswa maupun masyarakat sekitar sekolah. 3). Penelitian lanjutan, perlu diuji cobakan juga terhadap subjek uji lain. Subjek uji yang dimaksudkan adalah ahli media dan siswa dalam kelompok besar.