SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Paket Pelatihan Penegasan Konsep Diri Sosial Siswa SMP

NIZA WULANDARI

Abstrak


ABSTRAK

 

Wulandari, Niza. 2012. Pengembangan Paket Pelatihan Penegasan Konsep Diri Sosial Siswa SMP. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Andi Mappiare AT., M.Pd., (II) Drs. Lutfi Fauzan, M.Pd.

 

Kata kunci: konsep diri, diri sosial, paket pelatihan.

 

Konsep diri sosial merupakan penilaian individu terhadap diri sendiri yang diperoleh dari hubungan interpersonal dengan lingkungan sosial terutama oleh significant others atau orang-orang terdekat. Konsep diri sosial dibentuk dari lingkup sekolah, keluarga dan masyarakat. Berdasarkan hasil observasi ke SMP Negeri 1 Beji pada 14 April 2012, masih banyak siswa yang belum mengerti konsep diri sosial. Dalam pemberian layanan, konselor masih terpusat pada layanan klasikal, diskusi kelompok serta menggunakan Lembar Kerja Siswa (LKS) saja. Dalam pemberian layanan diperlukan metode yang menggunakan prosedur structured learning approach agar siswa mudah mengerti dalam menegaskan konsep diri sosial. Paket pelatihan penegasan konsep diri sosial adalah suatu media yang memberikan pelatihan mencakup suatu proses sistematis dengan menggunakan prosedur structured learning approach yang dapat digunakan untuk menegaskan dan mengembangkan konsep diri sosial siswa.

Penelitian pengembangan ini memiliki tujuan yaitu menghasilkan media berupa paket pelatihan untuk menegaskan konsep diri sosial bagi siswa SMP. Secara khusus, penelitian ini disusun untuk memperoleh deskripsi mengenai: 1) isi paket, 2) tingkat keterterimaan paket.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pengembangan yang mengikuti model Borg and Gall (1983) dengan tahap: 1) melakukan need assessment, 2) mendesain produk (prototype), 3) melakukan uji ahli dan 4) melakukan uji calon pengguna produk. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Subjek uji coba adalah ahli BK, ahli bahasa dan calon pengguna produk yaitu dua orang konselor SMP Negeri 1 Beji. Jenis data dalam penelitian ini kuantitatif dan kualitatif. Untuk instrumen pengumpul data menggunakan angket yang terdiri dari skala penilaian dan lembar saran. Data kuantitatif dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif, sedangkan data kualitatif dianalisis dengan teknik analisis deskriptif.

Hasil uji coba yang dilakukan pada ahli BK memperoleh interpretasi sangat berguna, sangat tepat, sangat sesuai dan menarik. Berdasarkan penilaian ahli bahasa memperoleh interpretasi sangat berguna, sangat tepat, sangat sesuai dan sangat menarik. Berdasarkan penilaian calon pengguna produk memperoleh interpretasi sangat berguna, tepat, sangat sesuai dan sangat menarik. Hasil penilaian ini semakin menguatkan bahwa paket pelatihan untuk penegasan konsep diri sosial ini dapat digunakan sebagai salah satu media bimbingan di sekolah.

Saran bagi konselor hendaknya menggunakan paket pelatihan penegasan konsep diri sosial ini dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling. Sedangkan untuk peneliti selanjutnya perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji kelompok kecil maupun uji lapangan untuk mengetahui efektifitas paket pelatihan ini.