SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Paket Pelatihan Pengendalian Diri Dalam Berpacaran Siswa SMP

HENDRA DWI ARIWIBOWO

Abstrak


ABSTRAK

 

Ariwibowo, Hendra Dwi. 2012. Pengembangan Paket Pelatihan Pengendalian Diri Dalam Berpacaran Siswa SMP. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Andi Mappiare A.T, M. Pd, (II) Dr. Nur Hidayah, M. Pd.

 

Kata kunci: paket pelatihan, pengendalian diri, berpacaran.

 

Paket pelatihan adalah seperangkat alat yang berisi buku panduan untuk konselor, dan buku panduan untuk siswa. Paket Pelatihan Pengendalian Diri Dalam Berpacaran Siswa SMP adalah suatu alat yang berisi buku panduan untuk konselor, dan buku panduan untuk siswa terdiri dari kumpulan materi yang menjelaskan gambar dan isi yang tertulis, serta kumpulan kasus-kasus pengendalian diri dalam berpacaran siswa SMP. Melihat fakta dilapangan, dan berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan oleh peneliti di SMP Negeri 4 Malang didapatkan fakta bahwa paket pelatihan pengendalian diri dalam berpacaran siswa SMP belum ada dan dari angket siswa didapat siswa memilih membutuhkan paket pelatihan pengendalian diri dalam berpacaran.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan mengembangkan paket pelatihan pengendalian diri perilaku berpacaran dengan harapan konselor dengan mudah bisa memberi informasi kepada siswa untuk bisa meningkatkan keterampilan mengendalikan diri dalam perilaku berpacaran.

Penelitian ini menggunakan model pengembangan yang diadaptasi dari model pengembangan Borg and Gall yang merupakan model prosedural bersifat deskriptif. Desain uji coba yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain deskriptif. Subjek uji ahli adalah ahli bimbingan dan konseling, ahli media BK, dan  calon pengguna produk (konselor) SMP Negeri 4 Malang. Jenis data yaitu kualitatif dan kuantitatif. Instrumen pengumpulan data adalah angket penilaian. Teknik analisis data kualitatif menggunakan teknik analisis deskriptif dan data kuantitatif menggunakan teknik analisis statistik deskriptif.

Berdasarkan hasil analisis data tersebut diperoleh kesimpulan bahwa isi dari paket pelatihan pengendalian diri perilaku berpacaran ini terdiri dari buku panduan untuk konselor dan panduan untuk siswa, serta dari segi keberterimaan menurut Ahli Materi paket pelatihan pengendalian diri perilaku berpacaran siswa SMP memiliki kriteria tepat, sangat menarik, dan berguna. Penilaian dari Ahli Bahasa bahwa paket pelatihan pengendalian diri perilaku berpacaran siswa SMP memiliki kiriteria sangat tepat, sangat menarik, dan sangat berguna. Dan penilaian dari calon pengguna produk yaitu konselor memiliki kriteria sangat tepat, sangat menarik, dan sangat berguna. Dari hasil penilaian uji ahli dan calon pengguna menunjukkan paket pelatihan pengandalian diri perilaku berpacaran siswa SMP tepat, menarik, dan berguna dari segi isi dan tampilan dengan kriteria katerterimaan sangat tepat, sangat menarik, dan sangat berguna secara teoritis dan praktis.

Saran bagi konselor dalam menggunakan paket pelatihan pengandalian diri ini hendaknya konselor menguasai langkah-langkah kegiatan, materi, serta kasus-kasus dalam paket, lebih kreatif dalam mengatur waktu dalam memberi pelatihan mengingat minimnya jam tatap muka. Siswa diharapkan dapat melakukan pelatihan secara mandiri, siswa diharapkan dapat untuk mencari informasi tentang pelatihan pengendalian diri perilaku berpacaran selain konselor, misalnya mencari informasi di internet atau mencari informasi kepada orang tua, sehingga siswa mempunyai pengetahuan dan pengalaman baru mengenai bagaimana cara untuk meningkatkan pengendalian diri tentang perilaku berpacaran lebih banyak. Peneliti selanjutnya sebaiknya menjadikan pengembangan paket pelatihan pengendalian diri perilaku berpacaran siswa SMP ini sebagai dasar untuk penelitian selanjutnya, yaitu menguji efektifitas paket pelatihan pengendalian diri perilaku berpacaran siswa SMP. Selain itu hasil penelitian paket pelatihan pengendalian diri perilaku berpcaran siswa SMP ini dapat digunakan sebagai referensi dalam penelitian serupa.