SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Komitmen Organisasi dan Kepuasan Kerja terhadap Intensi Turnover pada Karyawan PT. Bank Bukopin Tbk Cabang Malang

Nurhadi Widodo

Abstrak


ABSTRAK

 

Widodo, Nurhadi. 2009. Pengaruh Komitmen Organisasi dan Kepuasan Kerja terhadap Intensi Turnover pada Karyawan PT. Bank Bukopin Tbk Cabang Malang. Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Endang Prastuti, M.Si, (II) Diyah Sulistyarini, M.Psi.

 

Kata Kunci : Komitmen Organisasi, Kepuasan Kerja, Intensi Turnover.

 

PT. Bank Bukopin Tbk termasuk kelompok bank menengah di Indonesia dari sisi asset. Menjadi bank yang terpercaya dalam pelayanan jasa keuangan adalah visi dari Bank Bukopin. Jika kita bicara tentang pelayanan tentu saja berkaitan dengan karyawan. Perusahaan tentu akan berusaha meningkatkan pelayanan tersebut dengan berbagai cara, diantaranya memperhatikan komitmen organisasi dan kepuasan kerja karyawan. Karena kinerja perusahaan yang sudah sangat baik sekalipun dapat dirusak oleh perilaku karyawan secara langsung maupun tidak. Salah satunya adalah keinginan berpindah (turnover intentions) yang berujung pada keputusan karyawan untuk meninggalkan pekerjaannya (turnover). Komitmen organisasi dan kepuasan kerja adalah determinan peting bagi adanya turnover yang di dahului oleh intensi turnover.

Rancangan penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan eksplanasi.  Subjek penelitian adalah karyawan Bank Bukopin yang berjumlah 40 orang, dengan teknik pengambilan sampel random sampling. Instrumen pengambilan berupa skala komitmen organisasi, kepuasan kerja, dan intensi turnover. Data penelitian dianalisis dengan teknik analisis regresi linier sederhana dan teknik analisis regresi linier ganda.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Komitmen organisasi berpengaruh signifikan terhadap intensi turnover. Variabel komitmen organisasi memberikan kontribusi sebesar 21,9% terhadap intensi turnover; 2) Kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap intensi turnover. Variabel kepuasan kerja memberikan kontribusi sebesar 47,0% terhadap intensi turnover; 3) Komitmen organisasi dan kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap intensi turnover. Variabel komitmen organisasi dan kepuasan kerja secara simultan mampu menjelaskan variabel intensi turnover sebesar 47,6%, selebihnya sebesar 52,4% di jelaskan oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Namun ternyata ketika bersamaan itu, variabel kepuasan kerja yang lebih berpengaruh terhadap intensi turnover dari pada komitmen organisasi.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disarankan: 1) Kepada perusahaaan untuk lebih memperhatikan kepuasan kerja dari pada komitmen organisasi. Dengan itu  perusahaan diharapkan dapat meningkatkan kepuasan kerja karyawannya yang saat ini berada di tingkat sedang. Karena jika tidak diperhatikan dengan baik maka bisa menjadi turun dan pada akhirnya membuat intensi turnover naik menjadi tinggi; 2) Sedangkan bagi peneliti selanjutnya yang berminat membahas intensi turnover disarankan untuk melakukan penelitian secara lebih lengkap dan komprehensif dengan cara menambah variabel-variabel yang mempengaruhi intensi turnover.