SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Keefektifan Penerapan Strategi Pengelolaan Diri Untuk Menurunkan Frekuensi Membolos Siswa Kelas X SMKN 2 Pamekasan

Ratna Ayu Cahyaning Rizza

Abstrak


ABSTRAK

 

Rizza, Ratna Ayu Cahyaning. 2012. Keefektifan Penerapan Strategi Self-management (Pengelolaan Diri) dalam Menurunkan Frekuensi Membolos Siswa Kelas X SMKN 2 Pamekasan. Jurusan Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. H. Widada, M.Si., (II) Drs. Lutfi Fauzan, M.Pd.

 

Kata kunci : Pengelolaan diri, perilaku membolos, konseling

 

Tata tertib sekolah merupakan salah satu cara untuk mendisiplinkan siswa, tata tertib harus ditaati dan dilaksanakan oleh siswa. Siswa yang disiplin akan mematuhi ketentuan-ketentuan sekolah sehingga diharapkan mereka dapat berkembang optimal dan berhasil studinya. Siswa yang frekuensi membolosnya cukup tinggi dapat diartikan sebagai siswa yang tidak disiplin. Siswa yang tidak disiplin memerlukan pengelolaan diri, sehingga dia perlu merubah perilaku tersebut agar disiplin dan tidak membolos.

Pengelolaan diri (self-management) adalah suatu kemampuan yang berkenaan dengan kesadaran diri dan keterampilan  individu dalam mengarahkan pengubahan tingkah lakunya sendiri dengan menggunakan satu atau kombinasi beberapa strategi (pemantauan diri, kendali rangsang, dan penghargaan diri). Dengan kata lain self-management merupakan kemampuan individu dalam mengelola diri dan lingkungan untuk mengubah perilakunya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah strategi pengelolaan diri (self-management) dapat menurunkan frekuensi membolos siswa.

Rancangan penelitian yang digunakan adalah one group pretest-posttest design. Variabel kontrol dalam penelitian ini adalah metode pengelolaan diri (self-management) dan variabel terikat adalah frekuensi membolos siswa. Pemberian treatment dilakukan sebanyak 5 kali pertemuan yang dilaksanakan selama 2 minggu. Subjek penelitian berjumlah tujuh orang siswa kelas X yang memiliki frekuensi membolos tinggi di SMK Negeri 2 Pemekasan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumentasi, yaitu melihat presensi siswa. Analisis data menggunakan analisis  statistik nonparametrik menggunakan Wilcoxon Sign Rank Test.

Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa strategi pengelolaan diri (self-management) efektif menurunkan perilaku membolos siswa. Frekuensi membolos siswa setelah dilatih pengelolaan diri mengalami penurunan. Hasil analisis pengujian hipotesis berdasarkan uji statistik two related sample test Wilcoxon adalah (Z= - 2.388a) dan nilai Asymp. sig. (2-tailed) sebesar 0.017, yang artinya strategi pengelolaan diri efektif untuk mengurangi frekuensi membolos siswa.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan pada (1) Konselor agar menggunakan strategi pengelolaan diri self-management) untuk meminimalkan munculnya perilaku membolos siswa, (2) Peneliti selanjutnya untuk mempertimbangkan waktu pemberian treatment  (3) Dilakukan lebih dari satu kali pemberian posttest untuk melihat tingkat efektifitas jangka panjang terhadap tingkat pengelolaan diri siswa.