SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

HUBUNGAN ANTARA CAREER SELF-EFFICACY DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIER SISWA KELAS XII SMA NEGERI I BATU

Christina . Yosafat

Abstrak


ABSTRAK

 

Yosafat, Christina. 2009. Hubungan Antara Career Self Efficacy dengan Pengambilan Keputusan Karier. Skripsi. Program Studi Psikologi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Endang Prastuti M.Si,  (2) Hetti Rahmawati S.Psi, M.Si,

 

Kata kunci : career self efficacy, pengambilan keputusan karier.

Masa remaja merupakan masa di mana pengambilan keputusan meningkat. Remaja mulai mengambil keputusan-keputusan tentang masa depan, seperti memilih bidang karier. Remaja sering memandang eksplorasi karier dan pengambilan keputusan dengan kebimbangan, ketidakpastian, dan stres. Hal ini didukung dengan fakta di lapangan yang menujukkan bahwa kebanyakan remaja mengalami kebingungan ketika ditanya tentang rencana karier yang akan dipilih. Fakta ini juga yang kemudian membuat peneliti menjadi tertarik untuk mengetahui hubungan antara career self efficacy  dengan pengambilan keputusan karier. 

            Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana tingkat career self efficacy siswa kelas XII SMA Negeri I Batu; (2) Bagaimana pengambilan keputusan karier siswa XII SMA Negeri I Batu; (3) Apakah ada hubungan antara career self efficacy dengan pengambilan keputusan karier pada siswa kelas XII SMA Negeri I Batu.  Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui tingkat career self efficacy siswa kelas XII SMA Negeri  I Batu; (2) Untuk mengetahui pengambilan keputusan karier siswa kelas XII SMA Negeri I Batu; (3) Untuk mengetahui hubungan antara career self-efficacy dengan pengambilan keputusan karier pada siswa kelas XII SMA Negeri I Batu.

Penelitian kuantitatif ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII SMA Negeri I Batu yang berjumlah 225 siswa. Sedangkan sampel penelitian adalah siswa kelas XII IPA, IPS, dan Bahasa SMA Negeri I Batu sebanyak 90 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa skala career self efficacy dan skala pengambilan keputusan karier yang disusun menggunakan teknik penskalaan Likert. Analisis deskriptif  dilakukan berdasarkan kategori tingkatan harga mean dan standar deviasi. Sementara, analisis korelasional menggunakan analisis statistik product moment Pearson dengan bantuan SPSS 12.00 for windows.

Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 56 siswa (62,22%) memiliki tingkat career self efficacy rendah. Sementara untuk variabel pengambilan keputusan karier sebanyak 64 siswa (71,11%) memiliki tingkat pengambilan keputusan karier yang rendah.  Ada hubungan antara career self efficacy dengan pengambilan keputusan karier (rxy= 0,812 (p = 0,000; p < 0,05) sehingga penambahan tingkat career self efficacy diikuti dengan penambahan tingkat pengambilan keputusan karier atau penurunan tingkat career self efficacy akan diikuti dengan penurunan tingkat pengambilan keputusan karier. Dengan demikian, hipotesis dalam penelitian ini yang menyatakan bahwa terdapat hubungan antara career self efficacy dengan pengambilan keputusan karier diterima.

Berdasarkan hasil penelitian bahwa career self efficacy dapat memberikan kontribusi positif dalam pengambilan keputusan karier, maka diharapkan para siswa dapat meningkatkan career self efficacy-nya. Peningkatan career self efficacy dapat dilakukan dengan cara memberikan bimbingan karier secara intensif kepada para siswa. Bimbingan karier ini dapat dilakukan oleh guru konseling dan sedapat mungkin dilakukan sejak kelas X atau sebelum siswa dijuruskan. Diharapkan melalui bimbingan karier ini siswa kelas XII lebih mampu memutuskan pilihan kariernya.