SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan inventori persepsi multiple intelligences untuk siswa SMA

Nur Afifah

Abstrak


ABSTRAK

 

 

Afifah, Nur. 2009. Pengembangan Inventori Persepsi Multiple Intelligences Untuk Siswa SMA. Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Dra. Elia Flurentin, M.Pd; (II) Dr. M. Ramli, MA.

 

Kata kunci: Inventori, Kecerdasan majemuk (multiple intelligences), Siswa SMA.

 

Upaya peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat berhasil dengan optimal tanpa didukung adanya peningkatan kualitas pembelajaran. Bimbingan dan konseling adalah pelayanan bantuan psikopendidikan dalam bingkai budaya untuk siswa baik secara perorangan atau kelompok agar mandiri dan berkembang secara optimal. Bantuan - bantuan yang bersifat psikologis dalam lingkup sekolah adalah kewenangan dari bimbingan dan konseling. Kecerdasan merupakan kemampuan untuk menyelasaikan suatu masalah atau menciptakan produk yang berharga atau bernilai dalam satu atau lebih latar belakang budaya. kecerdasan majemuk (Multiple intelligences) terbagi atas 8 (delapan) aspek kecerdasan yaitu kecerdasan linguistik, kecerdasan logika matematika, kecerdasan spasial, kecerdasan kinestetik-jasmani, kecerdasan intrapersonal, kecerdasan interpesonal, kecerdasan musikal dan kecerdasan naturalistik. Inventori persepsi multiple intelligences siswa SMA adalah suatu daftar pernyataan yang dirancang khusus untuk mengetahui atau mengidentifikasi kecerdasan majemuk siswa SMA.

Tujuan penelitian pengembangan inventori persepsi kecerdasan majemuk (multiple intelligences) adalah menghasilkan inventori persepsi kecerdasan majemuk (multiple intelligences) yang memenuhi syarat validitas, reliabilitas, penormaan dan administrasi.

Penelitian ini menggunakan prosedur penelitian dan pengembangan (reseach and development) yang telah diadaptasi dari Borg and Gall dengan langkah-langkah sebagai berikut: (1) pengumpulan informasi, (2) perencanaan, (3) pengembangkan bentuk produk, (4) uji ahli, (5) analisis revisi dan masukan uji ahli, (6) uji lapangan, dan (7) analisis dan revisi uji lapangan. Populasi dalam penelitian ini adalah SMA sekota Blitar kelas X. Penetapan sampel menggunakan cluster sampling yaitu dengan memilih sampel siswa secara acak dari masing-masing sekolah yang sudah ditetapkan jumlah yang sama. Sampel diambil dua kelas setiap masing-masing sekolah dengan pengambilan secara acak. Pengumpulan  data penelitian ini menggunakan instrumen penilaian inventori persepsi multiple intelligences dan instrumen penilaian keterbacaan inventori persepsi  multiple intelligences. Teknik analisis menggunakan data kualitatif yang di analisis secara deskriptif dan data kuantitatif menggunakan rumus statistik yaitu menghitung koefisien validitas, menghitung koefisien reliabilitas dan menghitung penormaan.

Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat validitas koefisien korelasi yang tinggi pada Rxy = 0,309 - 0,638 dengan taraf signifikansi 0,00 < 0,05 atau P 95%. Penelitian ini juga menunjukkan tingkat koefisien reliabilitas Alpha yang tinggi sebesar α = 0,958. Artinya inventori  persepsi multiple intelligences mempunyai tingkat keajegan, ketepatan atau kestabilan yang tinggi. Disimpulkan bahwa inventori persepsi multiple intelligences menghasilkan inventori persepsi kecerdasan majemuk (Multiple Intelligences) yang memenuhi syarat validitas, reliabilitas, penormaan dan administrasi.

Konselor dapat memanfaatkan inventori persepsi Multiple Intelligences sebagai  salah satu instrumen pengumpul data pribadi non testing untuk memberikan layanan bantuan secara tepat kepada siswa dengan melihat tingkat Multiple Intelligences yang sesuai dengan siswa.