SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Teknik Behavior Contract untuk Meningkatkan Motivasi Siswa Kelas VII A dalam Mengikuti Layanan Bimbingan dan Konseling di SMP Darussalam Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar.

Alfida Djawin Nuha

Abstrak


ABSTRAK

 

Nuha, Alfida Djawin. 2012. Penerapan Teknik Behavior Contract untuk   Meningkatkan Motivasi Siswa Kelas VII A dalam Mengikuti Layanan Bimbingan dan Konseling  di SMP Darussalam Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Elia Flurentin, M.Pd. (II) Drs. H. Widada, M.Si.

 

Kata kunci: behavior contract, motivasi, siswa SMP.

 

Motivasi adalah suatu dorongan yang timbul pada diri siswa dalam melakukan suatu tindakan untuk mencapai tujuan tertentu. Siswa yang memiliki motivasi tinggi ialah siswa yang memiliki gairah dan semangat, serta menunjukkan antusias saat jam khusus BK. Berdasarkan informasi dari guru pembimbing SMP Darussalam Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar dan hasil observasi awal, terdapat beberapa fakta bahwa siswa kelas VII A memiliki tingkat motivasi yang rendah dalam mengikuti layanan BK di kelas. Hal ini ditunjukkan dengan tingkah laku  seperti gaduh, memainkan handphone, tidur-tiduran, membuka buku mata pelajaran lain, dan kurang bergairah dan aktif dalam kegiatan layanan BK. Tingkah laku tersebut, disebabkan oleh anggapan bahwa layanan BK tidak berpengaruh terhadap nilai rapor siswa. Salah satu teknik yang dapat digunakan untuk meningkatkan motivasi siswa yaitu teknik behavior contract.  Kontrak tingkah laku (behavior contract) yaitu berupa perjanjian secara tertulis untuk bertingkah laku dengan cara tertentu dalam mengikuti layanan BK di kelas.

Tujuan penelitian ini untuk menerapkan teknik behavior contract untuk meningkatkan motivasi siswa kelas VII A SMP Darussalam Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar dalam mengikuti layanan BK di kelas.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan yang terdiri atas dua siklus. Pada masing-masing siklus dilakukan tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas VII A SMP Darussalam Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar berjumlah 19 orang siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah teknik wawancara, pedoman observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi kegiatan pemberian kontrak tingkah laku. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis interaktif, yang terdiri atas reduksi data, paparan data, dan penarikan kesimpulan.  

Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik kontrak tingkah laku dapat meningkatkan motivasi siswa dalam mengikuti layanan BK di kelas. Dibuktikan dengan hasil siklus I mendapatkan skor 64,06% (banyak) dan siklus II sebesar 79,17% (sangat banyak). Dengan demikian, ada peningkatan motivasi siswa kelas VII A, ditunjukkan dengan hasil skor siklus II lebih tinggi dari siklus I.

Atas dasar penelitian ini, penulis mengajukan saran bahwa konselor dapat menggunakan teknik behavior contract untuk meningkatkan motivasi siswa. Dalam penelitian selanjutnya, disarankan menggunakan hadiah yang lebih menarik agar siswa lebih semangat dan antusias dalam melaksanakan kontrak.