SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Paket Pelatihan Manajemen Waktu Belajar

Riida Chasanah

Abstrak


ABSTRAK

 

Chasanah, Riida. 2012. Pengembangan Paket Pelatihan Manajemen Waktu Belajar. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. H. Widada, M. Si, (II) Dra. Ella Faridati Zen, M. Pd.

 

Kata Kunci: Paket pelatihan, manajemen waktu belajar

 

Setiap individu memiliki tujuan dan perencanaan dalam menentukan kegiatan yang akan dilakukan, akan tetapi terkadang tujuan yang ditetapkan tidak tercapai dengan baik karena kurangnya perencanaan dan manajemen waktu yang baik. Berdasarkan data yang diambil dari penelitian di SMP Negeri 3 Tuban, siswa masih belum bisa memanajemen waktu belajarnya. Siswa belum memiliki kesadaran belajar dalam dirinya dan belum bisa mendisiplinkan dirinya. Hal tersebut yang menjadi latar belakang disusunnya paket pelatihan manajemen waktu belajar bagi siswa SMP, dan rumusan masalah peneliti adalah belum adanya media bimbingan dalam bentuk paket pelatihan manajemen waktu belajar.

Tujuan pengembangan ini adalah menghasilkan paket pelatihan manajemen waktu belajar untuk siswa beserta panduannya untuk konselor. Paket ini dapat digunakan dalam memberikan layanan bimbingan belajar untuk meningkatkan kemampuan manajemen waktu belajar siswa yang memiliki keberterimaan secara teoritis dan praktis.

Pengembangan paket pelatihan ini mengikuti langkah-langkah model pengembangan Borg and Gall. Langkah-langkah yang dilakukan meliputi: (1) need assesment; (2) menentukan prioritas kebutuhan; (3) menyusun produk; (4) penilaian uji ahli; (5) revisi produk dari ahli; (6) penilaian uji calon pengguna produk; (7) uji coba kelompok kecil; (8) revisi produk; (9) produk akhir. Untuk mengetahui paket pelatihan yang diterima secara teoritis maupun praktis dilakukan uji produk kepada ahli bimbingan dan konseling, ahli media pembelajaran, calon pengguna produk, dan kelompok kecil. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket penilaian. Adapun hasil pengisian angket oleh ahli, calon pengguna produk dan uji kelompok kecil kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis kuantitatif dan kualitatif deskriptif.

Berdasarkan uji ahli dan calon pengguna produk hasil penelitian ini memiliki skor total aspek ketepatan 136 yang artinya sangat tepat, skor total aspek kegunaan 154 yang artinya sangat berguna, skor total aspek kemudahan 75 yang artinya sangat mudah dan skor total aspek kemenarikan 73 yang artinya sangat menarik. Dari hasil uji kelompok kecil diperoleh skor total 352 yang menunjukkan bahwa paket pelatihan manajemen waktu belajar sangat bermanfaat dan tampilan paket menarik. Secara keseluruhan paket pelatihan ini memiliki keberterimaan secara teoritis dan praktis.

Berdasarkan hasil penelitian pengembangan paket pelatihan manajemen waktu belajar, maka (1) konselor hendaknya menggunakan paket ini sesuai dengan prosedur pelatihan dan petunjuk penggunaan paket pelatihan manajemen waktu belajar; (2) konselor hendaknya melengkapi paket pelatihan dengan tampilan power point dalam menyampaikan materi. Saran untuk peneliti selanjutnya yaitu: (1) hendaknya dilakukan uji lapangan utama untuk mengetahui efektivitas dan kelayakan paket pelatihan; (2) penelitian ini hanya terbatas pada SMP Negeri 3 Tuban, apabila akan menggunakan paket pelatihan ini di sekolah lain, maka perlu diadakan penyesuaian denga karakteristik siswa maupun sekolah yang akan menggunakan paket ini.