SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Persepsi Sejumlah Siswa SMA Negeri Terhadap Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Di Kotamadya Blitar

Ayu Triasmoro Sutedjo

Abstrak


ABSTRAK

 

Sutedjo, Ayu Triasmoro. 2012. Persepsi Sejumlah Siswa SMA Negeri Terhadap Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Di Kotamadya Blitar. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Nur Hidayah, M.Pd (II) Dr. Blasius Boli Lasan, M.Pd.   

 

Kata Kunci : persepsi, bahaya penyalahgunaan narkoba, siswa SMA

 

Kelompok perempuan dan orang-orang yang hidup dalam kemiskinan berpotensi untuk dimanfaatkan oleh mafia narkoba. Siswa termasuk kalangan yang rentan terhadap pengaruh narkoba karena pengetahuan dan emosinya masih mengalami perkembangan. Apabila para siswa terpengaruh efek negatif narkoba, maka generasi penerus bangsa akan rusak. Hal ini perlu disikapi secara tepat agar dapat dilakukan pencegahan dan pemberantasannya. Pihak sekolah dapat berpartisipasi dalam gerakan anti narkoba. Informasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan siswa SMA penting untuk mngetahui pendapat siswa tentang narkoba yang saat ini perlu dihindari. Apabila terdapat persepsi yang tidak tepat, maka dapat segera diluruskan oleh pihak sekolah, dalam hal ini adalah bimbingan dan konseling sekolah.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi sejumlah siswa SMA Kotamadya Blitar mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba. Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas X dan XI SMA Negeri di Kota Blitar. Pengambilan sampel penelitian menggunakan simple random sampling. Jumlah sampel yang penelitian sejumlah 159 orang. Instrumen penelitian ini menggunakan angket persepsi siswa terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba.

Hasil penelitian menunjukan bahwa banyak (81,76%) siswa SMA yang memiliki persepsi terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba dalam kategori tepat, sangat sedikit (16,98%) mereka memiliki persepsi dengan cukup tepat, sangat sedikit (0,63%) mereka yang memiliki persepsi dengan kategori sangat tepat dan sangat sedikit (0,63%) mereka yang memiliki persepsi dengan kategori sangat tidak tepat.

Berdasarkan hasil penelitian ini, diajukan beberapa saran, yaitu: 1) kepada pihak sekolah, terutama bagian Bimbingan dan Konseling untuk tetap mempertahankan program bimbingan dan kampanye anti penyalahgunaan narkoba dalam rangka preventif terhadap penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. 2) Disarankan kepada siswa untuk berani mengatakan say no to droug agar tidak menyesal pada masa yang akan datang. 3) Kepada orang tua disarankan untuk lebih menguatkan persepsi yang tepat mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba kepada putra-putrinya melalui sikap yang tegas untuk menolak penyalahgunaan narkoba. 4) Kepada peneliti selanjutnya, jika melakukan penelitian dengan tema bahaya penyalahgunaan narkoba disarankan agar menggunakan subyek penelitian yang berbeda, misalnya pelajar SMP, SMK atau anak-anak jalanan.